Sabtu, 11 April 2026

Kabupaten Bangka Butuh Akademi Sepak Bola

Mantan Pelatih PS Bangka, Lapril yang kini melatih di dua Sekolah Sepak Bola (SSB) yakni SSB Bina Satria dan SSB Gunung Muda Belinyu m

bangkapos.com/nurhayati
Ilustrasi: Lapril terima hadiah motor dari SSB Gunung Muda Belinyu 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Mantan Pelatih PS Bangka, Lapril yang kini melatih di dua Sekolah Sepak Bola (SSB) yakni SSB Bina Satria dan SSB Gunung Muda Belinyu mengaku pemain U - 12 ini memiliki potensi serta bakat yang luar biasa.

Namun sayangnya, potensi, bakat serta talenta yang dimiliki pemain usia belia ini hanya U-12 karena tidak adanya pembinaan yang dilakukan.

"Saat usia mereka 18 tahun, mereka bingung mau kemana. Karena apa, karena tidak ada pembinaan sehingga membuat mereka mencari aktifitas lain dan meninggalkan sepak bola. Itu yang kita sayangnya," sesal Lapril kepada bangkapos.com, Senin (9/3/2015) usai menerima hadiah berupa satu unit motor dari SSB Gunung Muda yang diserahkan Ketua SSB Gunung Muda Belinyu Gusrin.

Padahal menurutnya melalui banyaknya SSB yang ada di Bangka diharapkan mampu mendongkrak rating para pemain lokal di tingkat nasional.

Ia berharap melalui pembinaan pemain usia dini seperti U - 12 tahun bisa menjadi bintang sepak bola di pentas nasional dan mengharumkan nama Bangka.

Sejauh ini diakuinya, untuk mencetak para pemain bola yang terampil dan dapat diandalkan ini tidak mudah. Sementara itu, para pemain tersebut harus dibina dan dilatih secara berjenjang dan berkelanjutan. Yakni mulai dari mengikuti pelatihan di SSB saat usia dini hingga pembinaan mental serta kecintaan mereka terhadap sepak bola.

Karenanya, ia mengusulkan agar di Kabupaten Bangka ini didirikan Akademi Sepak Bola sehingga pembinaan terhadap SBB bisa berkelanjutan.

"Melihat daerah ini memiliki calon pemain bola yang memiliki bakat serta talenta dibidang sepak bola, saya mengusulkan di daerah ini harus didirikan akademi sepak bola," harap Lapril.

Dengan ada pendidikan setingkat akademi, ada link ke devisi utama, liga super, selanjutnya pemain dari daerah ini bisa memperkuat tim sepak bola di daerah lain.

"Karena untuk itu perlu ada label, pemain ini lulusan dari jenjang pendidikan mana dan itu sangat diperlukan," jelas Lapril.
Ia mengatakan, seperti daerah lainnya yang sudah memiliki akademi sepak bola ini melahirkan pemain yang berkualitas sehingga para pemain tersebut sering bertanding di liga Indonesia yang ada saat ini.

Sementara itu, Ketua SSB Gunung Muda Belinyu Gusrin mengatakan, Kabupaten Bangka sudah selayaknya memiliki akademi sepak bola dalam rangka membina dan untuk melatih secara berkesinambungan para pemain sepak bola junior yang ada di Bangka.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved