Kamis, 7 Mei 2026

KIM dan Fuda Cancer Hospital Tangani Pasien Kanker di Babel

Klinik Intan Medika (KIM) telah berafiliasi dengan Rumah Sakit Fuda Cancer Hospital Guangdong, China untuk penanganan pasien

Tayang:
Penulis: khamelia | Editor: Hendra
ist
Owner KIM, dr Hendry Jan foto bersama Chairman International Society of Cryosurgery, Prof.Kecheng Xu dan tim dokter Fuda Cancer Hospital. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Klinik Intan Medika (KIM) telah berafiliasi dengan Rumah Sakit Fuda Cancer Hospital Guangdong, China untuk penanganan pasien kanker yang ada di Bangka Belitung. Melalui kerjasama ini diharapkan penanganan pasien kanker bisa ditangani dengan baik sesuai standar internasional.

"Untuk penanganan pasien kita lakukan teleconference dengan dokter Fuda Cancer, selain itu kita bisa merujuk langsung pasien kanker berobat ke sana, kita punya medical flight dan pendampingan selama proses medis," jelas Owner KIM, dr.Hendry Jan, CCAT (UK) kepada bangkapos.com, Selasa (24/03/2015).

Rumah sakit FUDA berada dibawah naungan Dinas kesehatan Provinsi Guangdong, yang berafiliasi dengan Rumah Sakit Universitas Jinan. "Fuda Cancer Hospital memberikan kualitas tinggi dan pelayanan medis tanpa batas ke semua pasien dari seluruh dunia," kata Hendry Jan.

Rumah sakit FUDA adalah rumah sakit khusus kanker dan tumor. dr Hendry menjelaskan selain menggunakan metode konvensional kemoterapi, radioterapi, dan pembedahan, Fuda hospital juga menerapkan “3C+P, yaitu Cryosurgical Ablation (CSA), Cancer microvascular (CMI) , Combined Immunotherapy for Cancer (CIC) dan Photodynamic Therapy (PDT), dengan memberikan pengobatan melalui teknik pembekuan, penggunaan obat dan tindakan tanpa efek samping.

"Penderita kanker di Bangka Belitung sangat tinggi, untuk itulah kita begitu concern terhadap penanganan penyakit ini," ungkap dr Hendry yang baru saja pulang dari Guangzho China.

Untuk melatih tenaga medis, dalam waktu dekat KIM akan memberangkatkan beberapa tenaga medisnya untuk mengikuti pelatihan dan asuhan medis pasien kanker ke China.
"Ini penting sekali karena kita ingin pasien kanker yang kita rawat mendapatkan tindakan keperawatan yang tepat, nantinya secara bergilir SDM medis kami akan belajar ke Fuda Cancer Hospital," ujarnya.

Dalam menangani kanker, rumah sakit FUDA memiliki pengalaman terbanyak melakukan operasi invansif minimal, serta unggul dalam hal penelitian dan pengalaman.

"Fuda Hospital merupakan rumah sakit pertama di Asia yang menerapkan metode CSA atau teknik pembekuan. Metode CSA pada prinsipnya adalah terapi untuk membunuh sel-sel kanker dengan suhu ekstra dingin yang menyebabkan sel-sel kanker tersebut mengalami dehidrasi dan akhirnya mati. Atas pengalaman ini, rumah sakit FUDA telah diakui oleh banyak negara di dunia, termasuk semua negara Asia Tenggara. Pengakuan itu terlihat dengan ditunjukkan rumah sakit FUDA sebagai pusat pelatihan internasional cryosurgery," jelas dr Hendry.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved