Breaking News:

Opini: Bahaya Gear Motor Dibiarkan Terbuka

Keempat kalinya terjadi kecelakaan akibat ibu-ibu yang menggunakan gaun panjang dibonceng kendaraan bermotor roda dua bagian bawah

kompas.com
Ilustrasi: sepeda motor yang diamankan di atas mobil Unit Laka Lantas Satuan Wilayah Jakarta Timur, belum lama ini 

Jika berbicara masalah kecelakaan atau safety, biasanya apabila ada kejadian kecelakaan tertentu akan dilakukan pemeriksaan oleh akhlinya untuk mencari penyebab dari kejadian itu. Tujuannya agar kejadian yang sama tidak terulang lagi. Melalui rekomendasi yang dibuat berdasarkan analisa dari fakta kecelakaan tersebut apa yang harus dilakukan dalam hal kondisi dan tindakan tidak aman.

Di Indonesia kita mengenal ada Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) yang memeriksa ada pesawat terbang jatuh dan masalah transportasi lainnya. Ada Pelaksana Inspeksi Tambang (PIT) jika terjadi kecelakaan di pertambangan dan lain sebagainya. Mereka secara teknis memang memiliki kemampuan lebih dan hasil penyelidikan, perbaikan yang direkomendasi, termasuk pelaksananan dari standar operasional prosedur hingga engineering apa yang harus dilaksanakan.

Dengan terjadinya kecelakaan tunggal yang sama akibat gaun panjang terbelit di antara gigi gier dan rantai biasanya tak ada pemeriksaan untuk mengetahui penyebab utamanya. TetapI dengan kasus yang cenderung sama, mestinya ini adalah suatu pembelajaran, pengalaman, pengingat agar siapapun tidak menimpa diri pribadi maupun keluarganya agar hati-hati.

Akan lebih baik jika ada suatu rekomendasi dari pihak terkait misalnya kepada masyarakat disarankan tidak menggunakan gaun panjang jika menggunakan kendaraan bermotor roda dua yang bagian berputarnya tidak aman. Larangan, peringatan bisa dibuat lewat rambu-rambu, marka. Kepada pabrikan disarankan untuk membuat, memasang penutup gier lebih aman lagi.

Dimaklumi memang produk kendaraan bermotor dewasa ini memang lebih aman hampir tak menggunakan rantai lagi, meski jenis non bebek dan bertenaga besar masih diproduksi tanpa pengaman yang baik bagian berputarnya. Motor bebek matic bagian berputarnya semua tertutup rapi, berbodi paduan antara vespa dengan umumya kendaraan buatan Jepang tapi bagian berputar yang memutar ban tetaplah terbuka.

Kesimpulannya tetap ada celah yang masih berbahaya bagi pengguna berbaju panjang dan lebar walau kasus akibat terbelit roda belum pernah terdengar. Jadi, sebaiknya hindari penggunaan gaun panjang saat berkendaraan bermotor roda dua.

Dalam teori kecelakaan versi Henrich Matematical Ratio, penyebabnya 88 % adalah factor manusia, 8 % kondisi tidak aman, sisanya yang 2 % adalah lain-lain. Berbeda dengan Dupont, tertinggi mencapai 98 % adalah manusia penyebabnya, sedangkan factor lainya 2 % kondisi tidak aman dan lain-lain. Dalam masalah gaun terbelit antara gier dan rantai kita tinggal memilih, tentunya mendekati Dupont karena manusianya yang mengatur sedangkan kendaraan adalah benda yang akan bergantung dari apa yang diinginkan manusia itu sendiri.

Menggunakan gaun lebar dan panjang saat berkendaraan bermotor roda dua adalah tindakan manusia yang tidak aman atau akan terancam bahaya. Kalau kondisi kendaraan bermotor ada bagian berputar yang tidak tertutup dengan aman memang sudah demikian enginering dari pabrik pembuatnya karena tidak dirancang digunakan bagi yang memakai gaun panjang lebar.(*)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved