Liga Premier Inggris
Prediksi Liga Inggris: Laga Penentu Gelar Chelsea
Chelsea masih menyisakan 7 laga lagi untuk menutup musim 2014/15. Dengan keunggulan tujuh poin dan masih menyisa
Gita Suwondo adalah beIN SPORTS Football Expert. Analisis Gita Suwondo untuk laga berikutnya pekan ini bisa disaksikan di beIN SPORTS 1
BANGKAPOS.COM - Chelsea masih menyisakan 7 laga lagi untuk menutup musim 2014/15. Dengan keunggulan tujuh poin dan masih menyisakan satu laga sisa menghadapi Leicester City akhir April nanti, pasukan Jose Mourinho diatas kertas diatas angin untuk merebut gelar BPL mereka yang kelima.
Gelar BPL ketiga bagi Jose Mourinho bersama The Blues. Itu perhitungan diatas kertas. Tapi melihat sisa laga The Blues dan adanya kecenderungan penampilan mengkhawatirkan John Terry dkk di beberapa laga terkahir, termasuk ketika bermain di depan publik mereka sendiri di Stamford Bridge, kemungkinan mereka terpeleset masih ada.
Ingat bagaimana laga laga sulit membuat Liverpool dikejar oleh Manchester City musim lalu. Dan dari tujuh laga sisa The Blues, tiga diantaranya menghadapi seteru berat mereka dalam perebutan gelar atau yang setidaknyamasih punya kepentingan merebut tiket ke zona Liga Champion. Menjamu Manchester United minggu ini.
Tandang ke Arsenal yang sedang sangat mumpuni dan menjamu Liverpool awal Mei nanti. Siasa empat laga lainnya juga menghadapi tim yang punya kepentingan megindari zona degradasi dengab perkecualian menghadapi Crystal Palace. Artinya enam laga sulit menanti The Blues dari sias 7 laga mereka.
Dimulai dengan menjamu Manchester United yang dalam enam laga premier league terakhir mencatat hasil 100 %. Kapan terakhir kali Manchester United mengalami kekalahan adalah ketika tandang ke Liberty Stadium akhir February lalu.
Rekor Chelsea di Stamford Bridge ? Enam laga kandang, pasukannya Mou hanya mencatat du akemenangan walaupun tidak terkalahkan. Dengan Paris St Germain, Manchester City dan Southampton, bahkan Burnley menahan imbang The Blues, gambaran bahwa Chelsea kerepotan menghadapi tim yang punya kepentingan sangat terasa. Bahkan pada saat Mou menghilangkan metode pragmatisnya dengan menekan melawan Stoke City, hasil tetap ada tapi lewat permainan yang kurang maksimal.
Ketidakmaksimalan menghadapi Manchester United sekarang akan menjadi malapetaka. Ander herrera, Juan Mata, Daley Blind, Marouanne Fellaini, Wayne Rooney bahkan Ashley Young bermain bagai sebuah kekuatan yang menakutkan. Terkahir Manchester United kalah adalah menghadapi Arsenal di piala FA, lebih lewwat sebuah blunder dan bukan permainan apik The Gunners.
Sulit membayangkan United akan melakukan blunder ala Antonio Valencia kembali. Dan metode pragmatis Mou bisa menjadi bumerang menghadapi kekuatan United yang sangat mumpuni saat ini untuk terus merangsek setidaknya sementara keurutan kedua klasemen sementara. Walaupun faktor belum terkalahkan Chelsea di Stanford Bridge dalam BPL musim ini kembali bisa menjadi kunci. CHELSEA 50 – 50 MANCHESTER UNITED