Hamili Anak Tirinya, Sapri Divonis 12 Tahun Penjara

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat mengganjar Terdakwa Sapri diganjar pidana 12 tahun penjara. Hakim memutuskan

Hamili Anak Tirinya, Sapri Divonis 12 Tahun Penjara
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat mengganjar Terdakwa Sapri diganjar pidana 12 tahun penjara. Hakim memutuskan bahwa vonis itu lantaran terdakwa terbukti bersalah. 

"Menyatakan Terdakwa Sapri alias Supri terbukti bersalah. Menjatuhkan pidana berupa kurungan penjara selama 12 tahun, denda Rp 60 juta subsider 3 bulan kurungan," tegas Ketua Mejelis Hakim PN Sungailiat, Elizabeth PA membacakan amar putusan saat sidang, Senin (20/4/2015).

Hakim menyatakan barang bukti, salah satunya celana dalam korban dikembalikan kepada korban. Begitu juga celana dalam terdakwa dikembalikan kepada terdakwa. Lain halnya hasil rontgen USG kehamilam korban dari tim medis dilampirkan di putusan sebagai arsip negara.

"Saya terima putusan ini bu hakim," kata Sapri, pasrah dengan vonis yang ditujukan padanya.

Pemberitaan sebelumnya melansir nasib pilu menimpa perempuan belia -- sebut saja namanya Bunga -- saat beranjak 13 tahun  harus menjadi seorang ibu. Siswi kelas VI salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Riausilip Bangka itu hanya bisa pasrah.

Kini,  janin yang ditanam paksa oleh si ayah tiri, kini telah menjadi seorang bayi mungil yang keluar dari rahimnya. Bunga melahirkan ketika proses hukum pada ayah tirinya, Terdakwa Sapri alias Supri (51) menjalani proses hukum di PN Sungailiat

"Korban (Bunga) berusia 13 tahun, duduk di bangku kelas VI salah satu sekolah dasar di Kecamatan Riausilip Bangka. Dia memang sudah melahirkan anak baru-baru ini. Sementara orang yang menghamili korban (Bunga), yaitu ayah tirinya, Terdakwa Sapri alias Supri, sedang kita adili," kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Belinyu, Banan Prasetya mengutip keterangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Rony saat dikonfirmasi Bangka Pos Group, Kamis (9/4/2015) lalu di Belinyu.

Penulis: ferylaskari
Editor: emil
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved