Breaking News:

Abang Faizal Ungkap Legenda Batu Kutil di Muntok

Sejak mendengar tentang Batu Kutil dan mengunjungi lokasinya beberapa hari lalu, Pengurus Assosiasi Home Stay Muntok

Bangkapos.com/riyadi
Batu Kutil terletak di Desa Air Putih Kecamatan Muntok, sekitar 500 meter dari Dusun Air Putih Desa Air Putih, tepatnya sekitar 500 meter dari SMPN 4 Muntok. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejak mendengar tentang Batu Kutil dan mengunjungi lokasinya beberapa hari lalu, Pengurus Assosiasi Home Stay Muntok Kabupaten Bangka Barat, terus mengumpulkan referensi soal legenda Batu Kutil.

Dari beberapa sumber yang ditemui Pengurus Home Stay Muntok, secara umum hampir mengisahkan legenda yang sama. Assosiasi Home Stay Muntok Kabupaten Bangka Barat Abang Faizal, mengungkapkan soal legenda Batu Kutil, masih butuh banyak referensi.

Diulasnya, kisah singkat tentang legenda batu Kutil, yakni pada zaman dahulu ada suatu perkampungan di daerah Muntok, secara massal pendudukanya terserang penyakit sejenis cacar.

Ihwal kisahnya, kala itu ada seorang ibu dan anak kecilnya juga mengalami wabah penyakit yang sama. Karena tidak kunjung sembuh, seorang ibu dan anak kecilnya tadi, langsung menenggelamkan diri ke bongkahan batu besar.

"Berangkat dari kisah itulah, batu raksasa yang dinamai batu Kutil dan berada Desa Air Putih, dikaitkan dengan peristiwa tragis ibu dan anaknya tadi, sehingg batu itu dinamai Batu Kutil. Legendanya seperti itu, kalau dihubung-hubungkan," kata Faizal kepada bangkapos.com Rabu (29/4/2015).

Dikatakan Faizal, kenapa batu-batu sebesar kepalan tangan anak maupun kepalan tangan orang dewasa tersebut banyak menempel dan menyatu dengan batu induknya yang begitu besar, kalau secara ilmiah itu butuh kajian dan penelitian dulu.

"Seolah-olah batu kutil yang menempel kuat di batu induknya ini sudah satu nyawa, tak terpisahkan. Mungkin benjolan-benjolan batu itu batu intinya dan terbentuk karena yang disekitarnya terkikis air. Tapi untuk kepastiannya perlu dikaji dan diteliti dulu secara ilmiah," jelas Faizal.

Pantauan Bangkapos.com, tampak bebatuan kutil yang jumlahnya cukup banyak tersebut, hanya berada di satu batu raksasa saja, meskipun disampingnya terdapat batu raksasa lainnya tapi tidak ada kutilnya. Batu yang tidak ada kutilnya tersebut dinamai batu Ampar.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved