Rakor Basarnas di Beltim Singgung Operasi "Kecelakaan Pesawat Air Asia"

Deputi bidang operasi Basarnas , Mayjen TNI Tatang Zaenudin menegaskan dalam penanganan operasi skala besar,

Rakor Basarnas di Beltim Singgung Operasi
IST
Deputi bidang operasi Basarnas , Mayjen TNI Tatang Zaenudin 

‎Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Deputi bidang operasi Basarnas , Mayjen TNI Tatang Zaenudin menegaskan dalam penanganan operasi skala besar, Basarnas tidak dapat melakukannya sendiri,oleh karena itu dibutuhkan dukungan dari potensi SAR baik dari instansi pemerintah maupun dari masyakarat dan organisasi berpotensi (Search and Rescue/SAR) seperti TNI, Polri, Pemerintah daerah, Ormas,LSM.

"Kami tidak bisa melakukan tugas operasi dalam skala besar sendirian,maka dari itu kami membutuhkan potensi untuk membantu melakukan pencarian,seperti dari TNI, Polri, Pemda, Ormas dan lainnya" ujar Tatang Zaenudin saat membuka rapat koordinasi dan kesiapsiagaan SAR wilayah Belitung, Kamis (30/4/2015) di auditorium Pemkab Belitung Timur yang informasinya berselang diterima Bangkapos.com di Pangkapinang, baru-baru ini.

Pada kesempatan tersebut Tatang mengungkapkan sekilas operasi Basarnas pada kecelakaan pesawat Air Asia QZ 8501 di Selat Karimata yakni salah satu musibah atau kecelakaan penerbangan terbesar yang menguras air mata dan menelan korban sebanyak162 orang.

Pembukaan acara Rapat kordinasi dan pelatihan potensi SAR diakhiri dengan melakukan penyematan tanda peserta pelatihan dilakukan oleh Tatang dan Bupati Beltim Basuri dikuti Kepala Basarnas Pangkalpinang Joni Superiadi. Serta dilakukan juga pertukaran cinderamata dari bupati Beltim kepada Tatang begitu juga sebaliknya.

Penulis: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved