Kamis, 9 April 2026

Maia Estianty Sempat Dengar Gosip Artis Bisa Diajak Kencan

Lama berkarier dalam industri hiburan, artis musik Maia Estianty (39) mengatakan tak mengenal RA. RA, yang mantan penata rias

Editor: Hendra
KOMPAS.com/THALIA SHELYNDRA WENDRANIRSA
Maia Estianty menjadi pembicara dalam diskusi yang diadakan oleh pihak Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/05/2015), berkait dengan kasus bisnis prostitusi online yang disebut-sebut melibatkan sejumlah artis dan model sebagai pekerja seks komersial (PSK). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA,  -- Lama berkarier dalam industri hiburan, artis musik Maia Estianty (39) mengatakan tak mengenal RA. RA, yang mantan penata rias, merupakan mucikari atau germo yang menjajakan sejumlah artis dan model dalam bisnis prostitusi online. Ia terangkap oleh polisi di sebuah hotel berbintang lima di Jakarta Selatan, Jumat malam lalu (8/5/2015), dan kemudian ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

"Aku enggak tahu, aku bekerja di dunia artis ini enggak pernah denger nama yang tertangkap. Enggak kenal juga ya," ucap ibu dari tiga artis belia, Al, El, dan Dul, ini.

Namun, Maia mengaku sudah pernah mendengar gosip-gosip artis yang berhubungan dengan prostitusi.

"Gosip-gosip ada, misalnya artis A, artis B, katanya 'bisa'. Saya cuma denger gosip aja. Bener atau tidak, saya enggak tahu," kata Maia dalam wawancara di Mabes Polri Jakarta Selatan, Selasa (12/05/2015).

Ketika ditanya apakah ada kenalan atau teman dekat Maia yang ambil bagian dalam bisnis prostitusi, Maia menjawab bahwa ia bersyukur karena tidak seorang pun temannya yang memilih jalan itu.

"Alhamdulillah enggak ya, karena temen-temen saya tuh kebanyakan mau usaha dari nol. Kalau cara cepet kayaknya bukan dari prostitusi," tutur Maia.

Maia juga mengaku belum mengetahui daftar inisial nama yang dikaitkan dengan nama sejumlah artis dan model yang menjadi pekerja seks komersial (PSK).

"Ya, karena inisial, saya enggak tahu ya. Kalau nama, saya belum tahu nama lengkapnya siapa. Tapi, ya, ini kan masih asas praduga tak bersalah, masih katanya. Mudah-mudahan tidak benar, karena bisa saja mungkin disebutkan, tapi untuk menaikkan mutu sang mucikari, kita enggak tahu. Jadi, mudah-mudahan digali lagi, semua bisa diungkap dengan sebaik-baiknya," tuturnya lagi.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved