Breaking News:

Tubuh Asiong Diperkirakan Ditelan Siluman Buaya Sungai Pejem

Pawang Buaya asal Pangkalniur, Mang Yasak belum mau mengungkap soal identitas dan ciri-ciri buaya predator pemangsa Asiong.

ist
Ilustrasi buaya tertangkap 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pawang Buaya asal Pangkalniur, Mang Yasak belum mau mengungkap soal identitas dan ciri-ciri buaya predator pemangsa Asiong. Namun pria berusia lebih dari separuh abad itu, sempat 'kelepasan bicara' mengenai pemangsa berwujud buaya yang kini sedang dia buru di Sungai Pejem.

"Kami pulang dulu ke Kampung Pangkalniur (Riausilip Bangka), karena sedang ada acara ruahan. Nanti, Hari Senin (18/5/2015), kami mulai pasang pancing lagi. Senin nanti kami datang lagi ke sana (Pejem)," kata Mang Yasak mengawali pembicaraan dengan Bangkapos.com, Sabtu (16/5) siang. [Baca juga: Buaya Mengamuk Karena Pantangan Ini Dilanggar]

Saat ditanya prediksinya tentang jenis buaya pemangsa korban? Mang Yasak langsung tertawa, seraya mengeluarkan canda kecil seperti biasanya.

"Ntah ge ok, dektau ge baye apa (entah, tidak tahu buaya apa)," katanya dalam dialeg daerah seraya mengumbar tawa serak-serak basah.

Sungai Tempat Asiong Mandi Sebelum Disambar Buaya (bangkapos.com/fery Laskari)

Walau Mang Yasak tak mau menceritakan soal 'teropong ghaib' nya pada buaya itu, namum rasa ingin tahu bangkapos.com terus memancingnya dengan pertanyaan lanjutan. [Baca juga: Buaya Pejem Cabik-cabik Organ Tubuh Perempuan Ini]

"Yang jelas buaya itu menerkam korban di sungai kecil, sungai bakau (Pejem)," katanya.

Banyak kah populasi buaya di sungai itu? Lagi-lagi Mang Yasak menjawab pertanyaan Bangkapos.com dengan jawaban seadanya, masih disertai tawa kecil. "Dek teau ge benyek pa dek a (tidak tahu juga banyak atau tidak -red)," katanya. [Baca juga: Warga Temukan Potongan Tubuh Manusia di Sungai Pejem]

Yang jelas kata Mang Yasak, bahwa predator pemangsa Asiong tergolong ganas. Berbeda dari buaya-buaya pemangsa manusia sebelumnya yang pernah dia tangkap, buaya satu ini, begitu buas. Buktinya, baru dua hari diterkam, jasat korban sudah dalam kondisi hancur terpotong-potong. "Ganas, jenazah kan sudah dapat, tapi kepala dipotong, bahkan sampai terpotong jadi tiga (oleh buaya itu -red)," katanya.

Di saat bersamaan, Bangkapos.com meminta Mang Yasak menyimpulkan prediksi, apakah ada dugaan mahluk astral di balik sosok buaya tadi? Pria ini seperti kelepasan bicara, menyebut jawaban berbau 'mistis'. [Baca juga: Ini Kronologis Hilangnya Asiong Sebelum Disambar Buaya]

"Kelihatannya 'siluman buaya...ya 'buaya siluman' yang memangsanya (korban)," kata Mang Yasak langsung buru-buru mengakhiri perbincangan dengan wartawan harian ini.

Penulis: Fery Laskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved