Jumat, 10 April 2026

Faisal Basri Ungkap Kroni Soeharto di Tubuh Petral

Mantan ketua tim reformasi tata kelola migas, Faisal Basri, menyebutkan salah seorang anak buah mantan presiden Soeharto adalah pemegang saham

Editor: Hendra
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri didampingi Anggota tim memberikan keterangan mengenai komposisi sumber BBM di Indonesia di Kementrian ESDM, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat , Minggu (21/12/2014). Dalam keterangan tersebut, terdapat beberapa rekomendasi yang akan diajukan kepada pemerintah terkait penentuan harga BBM bersubsidi yang dapat menciptakan insentif bagi penghematan BBM oleh masyarakat dan peningkatan investasi pada industri pengilangan minyak di dalam negeri. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Mantan ketua tim reformasi tata kelola migas, Faisal Basri, menyebutkan salah seorang anak buah mantan presiden Soeharto adalah pemegang saham mayoritas Pertamina Energy Trading Ltd (Petral).

Pemegang saham tersebut menurut Faisal masuk ke Petral sejak 1998.

"Kroni pak Harto masuk tahun 98 sebagai pemegang saham resmi Petral," ujar Faisal di acara Indonesia Lawyers Club, Selasa (26/5/2015).

Melihat hal tersebut, Faisal Basri menyimpulkan sejak Petral didirikan sudah mempunyai banyak masalah. Apalagi kata Faisal, eksistensi Petral pada masa awal kelahirannya menuai kontroversi.

"Zaman pak Soeharto dari lahir saja Petral cacat, didirikan di Bahama, beroperasi di Hong Kong, kantornya di Singapura," ungkap Faisal.

Faisal menambahkan jika hanya mengganti petinggi anak usaha Petral, Pertamina Energy Service (PES) saja tidak cukup.

Hal yang paling berdampak untuk kemajuan negara adalah pembubaran Petral dan mengalihfungsikan kepada Integrated Supply Chain (ISC) yang langsung berada di bawah Pertamina.

"Membubarkan Petral seperti menutup sejarah kelam. Kalau diganti pimpinan PES tidak berubah perilakunya, sampai yang terakhir," kata Faisal.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved