Polres Bangka Tindaklanjuti Dugaan Solar Subsidi tanpa Izin

Oknum pengurus APMS Merawang, Ir alias IW (37), ditangkap polisi, Kamis (28/5/2015). Pria yang berdomisili di Komplek

Polres Bangka Tindaklanjuti Dugaan Solar Subsidi tanpa Izin
Bangkapos.com/Fery Laskari
Aparat kepolisianelakukan penggerebekan kegiatan jual beli minyak solar subsidi diduga tanpa izin pemerintah di belakang APMS Desa Baturusa Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Kamis (28/5/2015). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Oknum pengurus APMS Merawang, Ir alias IW (37), ditangkap polisi, Kamis (28//2015). Pria yang berdomisili di Komplek Pelabuhan Baturusa Merawang itu dijadikan tersangka karena diduga menjual solar subsidi tanpa ijin.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kasat Reskrim AKP Agus Arif, Kamis (28/5/2015) menyebutkan, penangkapan IR alias IW, berawal adanya penggerebekan di belakang APMS tersebut.

"Pada hari ini, Kamis 28 Mei 2015, kita telah melakukan penggerebekan kegiatan jual beli minyak solar subsidi tanpa izin pemerintah yang terjadi di belakang APMS Desa Baturusa Kecamatan Merawang Bangka," katanya.

Menurut Kasat, Ir (37), Pengurus APMS dengan sengaja menyuruh karyawannya, SM memindahkan solar dari nozel ke dalam tangki besi muatan 1 ton yang terdapat dalam mobil kijang warna hijau Nopol B 11XX J, milik tersangka pelaku.

"Kemudian minyak solar tersebut dibawa ke belakang APMS, dan selanjutnya di belakang APMS tersebut SM menjual minyak solar kepada para pembeli," katanya.

Kasat mensinyalir penjualan perjeriken di belakang AMPS sudah terjadi sejak lama. "Solar dijual pelaku seharga Rp.115.000 perjeriken atau sekitar Rp.7.200 perliter," kata kasat memastikan kegiatan niaga tersebut tidak memiliki izin dari pihak berwenang.

Penulis: ferylaskari
Editor: emil
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved