Ada Kekuatan Yang Mau Menghancurkan KPK

Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Miko Ginting menilai ada kekuatan besar yang sedang menyerang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ada Kekuatan Yang Mau Menghancurkan KPK
tribunnews.com
Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi berunjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi terkait penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Mabes Polri, Jumat (23/1/2015). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Miko Ginting menilai ada kekuatan besar yang sedang menyerang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hal itu pasca penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai Tersangka yang statusnya dibatalkan oleh Pengadilan.

"KPK dicompang-campingkan karena ada pihak yang menginginkan itu," ujar Miko dalam diskusi Polemik bertajuk 'Duh! KPK' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2015).

Miko menilai serangan besar kepada KPK selalu terjadi ketika KPK berurusan dengan pejabat kepolisian. Peristiwa tersebut sering dikenal dengan nama Cicak vs Buaya.

"Hari ini buktikan kondisi 2015 tidak lepas dari 2009, kasus Susno Duadji ada serangan balik. 2012 ketika KPK sidik Korlantas, maka ada serangan bertubi-tubi," ucap Miko.

Miko bahkan mengatakan serangan balik yang ditujukan kepada lembaga yang dipimpin sementara oleh Taufiequrrachman Ruki ini dianggap seperti siklus tiga tahunan.

"Saya bilang ini seperti siklus tiga tahunan. Tiap ada pejabat polisi ditersangkakan pasti siklus ini ada. Padahal kalau kembali pada semangat bentuk KPK, ini untuk efektifkan kinerja Kepolisian dan Kejaksaan," kata Miko.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved