Breaking News:

Citizen Reporter

Bupati Erzaldi Ingin Lestarikan Budaya Ruwah Kubur di Desa Kretak

Setiap tgl 12 Syakban masyarakat desa keretak kecamatan sungaiselan melaksanakan kegiatan ruwah kubur dimana kegiatan ini

Bupati Erzaldi Ingin Lestarikan Budaya Ruwah Kubur di Desa Kretak
IST
Bupati Bateng, Erzaldi Rosman ketika memberi sambutan pada acara ruwah kubur di Desa Kretak

Citizen Reporter
Oleh Staff Humas dan Protokoler Pemkab Bangka Tengah, Suhendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Setiap tgl 12 Syakban masyarakat desa keretak kecamatan sungaiselan melaksanakan kegiatan ruwah kubur dimana kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan desa keretak sebagai momentum ajang silaturrahmi warga dan mengingatkan diri akan kematian.

Dalam kegiatan ruwah kubur ini dihadiri oleh Bupati Bateng, Erzaldi Rosman, Wakil bupati Patrianusa Syahrun, sekda Bateng, Ibnu Saleh, Ketua DPRD, Algafri Rahman, Kemenag Kanwil Bateng, Ruslan

Bupati Bangka Tengah, Erzaldi Rosman dalam sambutannya mengatakan, acara ruwah kubur ini harus tetap dilaksanakan setiap tahunnya dan dilestarikan. Untuk kegiatan ini, menjadi lebih meriah maka tinggal divariasikan tetapi jangan sampai melenceng dari nilai-nilai ajaran agama.

"Kegiatan ruwah ini harus dilestarikan dan dilaksanakan setiap tahunnya. Supaya kegiatan ini lebih meriah lagi tinggal dibuat variasi kegiatan-kegiatan lainnya. Tetapi ingat kegiatan tersebut jangan sampai melenceng dari nilai-nilai ajaran agama Islam," kata Erzaldi, Sabtu 30 Mei 2015.

ruwah bangka tengah
Suasana ziarah di perkuburan Desa Kretak.

Lanjutnya, kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan untuk menginstropeksi diri dan mengingatkan diri manusia apakah sudah siap menghadapi alam baka.

Adet Mastur, SH, M.Hum, yang mewakili tokoh masyarakat Desa Keretak dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ruwah kubur yang merupakan pesta adat ini dilaksanakan setiap tanggal 12 Syakban karena menurut cerita orang tua-tua dahulu tanggal 12 syakban ini tepat keluarnya air zamzam.

"Ruwah kubur ini merupakan pesta adat masyarakat desa Keretak yang dilaksanakan setiap tanggal 12 syakban dan kegiatan ini harus tetap dilestarikan," kata Adet.

Selain itu Adet juga mengatakan, kegiatan ini juga dilaksanakan bertujuan untuk menjalin silaturrahmi antara masyarakat Keretak yang berada di luar desa Keretak dengan yang berada di desa dan juga masyarakat Bangka Tengah pada umumnya.

Dalam sambutan ketua DPRD Bangka Tengah, Algafri Rachman mengatakan, kegiatan ini tetap terjaga , diharapkan dapat menambah keimanan kepada Allah. Kemudian juga kegiatan ini merupakan ajang silaturrahmi.

"Karena kegiatan ini merupakan salah satu ajang silaturrahmi maka saya meminta kepada masyarakat untuk menyampaikan apa saja keinginan kepada saya dan jangan malu atau takut," kata Algafry Rahman, ST.

Kegiatan ruwah kubur ini di awali dengan membaca surat Yasin bersama-sama di kuburan desa kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani di halaman mesjid Desa Keretak dan nganggung bersama.(*)

Tags
ruwah
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved