Breaking News:

Harga Jual Rumah di Kota Ini Paling Murah

Setelah perlambatan yang terjadi pada tahun 2014, Bank Indonesia memperkirakan harga

Kontan
Ilustrasi: bisnis properti 
BANGKAPOS.COM, SEMARANG-Setelah perlambatan yang terjadi pada tahun 2014, Bank Indonesia memperkirakan harga properti perumahan akan mengalami kenaikan yang lebih lambat pada tahun ini. Hanya beberapa kota yang menunjukkan harga jual rumah rata-rata lebih dari Rp 15 juta per meter persegi dan tidak ada yang mencapai harga sewa rata-rata di atas Rp 800.000 per meter persegi per tahun. Menurut riset Lamudi Indonesia, Jakarta memegang harga jual rata-rata tertinggi melalui area Jakarta Pusat yang membukukan angka Rp 21.910.584 per meter persegi. Denpasar mengikuti tren dengan harga jual rata-rata tertinggi di luar Jawa dengan Rp 13.125.000 per meter persegi. Ada perbedaan harga jual rata-rata antara beberapa kota besar di Jawa. Harga jual rata-rata di Surabaya mencapai Rp 12.250.000 per meter persegi sedangkan Bandung mencapai rerata Rp 9.700.000 per meter persegi. Sedangkan Semarang mencatat harga rerata hanya Rp 6.470.000 per meter persegi. Dengan demikian harga jual rerata rumah di ibu kota Jawa Tengah tersebut paling murah di antara 17 kota yang disurvei Lamudi Indonesia. Yang menarik, selain memperlihatkan harga jual rerata paling mahal, Jakarta juga mencatat harga sewa rerata paling tinggi, atau hampir dua kali lipat di beberapa area. Contohnya, harga sewa rata-rata di Jakarta Timur adalah Rp 364.110 per meter persegi per tahun, sementara Jakarta Selatan bisa mencapai Rp 682.927 per meter persegi per tahun.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved