Breaking News:

Zuhri: Insentif Ustadz/ustadzah Naik

1.889 santri TKA/TPA di Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin

Citizen Reporter: Muhaiminm, Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Bangka Barat

MUNTOK, BANGKA POS -- 1.889 santri TKA/TPA di Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin (1/6/2015) di wisuda, di Lapangan Gelora Muntok.

Ketua BKPRMI Kabupaten Bangka Barat H Rahmad Dalu mengatakan, Wisuda ke XII Santri TKA/TPA LPPTKA BKPRMI Kabupaten Bangka Barat 2015, diikuti 1.889 peserta, terdiri dari 773 santriwan dan 1116 santriwati.

"Sebenarnya yang mengikuti munaqosah ada 1902 santri(779 putra dan 1125 putri), tapi yang ikut wisuda 1889," kata Dalu Senin (1/6).

Setelah dinyatakan lulus dalam kegiatan belajar mengajar di TKA/TPA. Adapun rinciannya adalah Kecamatan Muntok 361 santri, Simpang Teritip 283 santri, Jebus 262 santri, Parittiga 295 santri, Tempilang 316 santri dan Kelapa 371 santri.

Dalu perpesan secara khusus ke ustadz/ustadzah TPA/TKA di Kabupaten Bangka Barat, agar tidak melihat besar kecilnya insentif yang diberikan, tetapi yang terpenting adalah keikhlasan dalam mengajarkan Al Qur'an.

Bupati Bangka Barat H Zuhri M Syazali mengatakan, Pemkab Bangka Barat menaikkan insentif ustadz/ustadzah dari Rp 250 ribu menjadi Rp 500 ribu per bulan di tahun 2015 ini.

"Memang ini masih jauh dari yang diharapkan, namun itulah batas kemampuan APBD kita saat ini. Semoga dapat menginspirasi daerah lain, meningkatkan insentif sampai Rp 500 ribu perbulan untuk memberikan hasil yang terbaik," ujarnya dalam acara wisuda itu.

Bupati Zuhri juga berpesan, siapapun yang memimpin negeri ini nanti, hendaknya memperhatikan kompetensi dan kesejahteraan ustadz/ustadzah, juga meningkatkan sarana prasarana ajar mengajar di TPA.

Zuhri berharap, Peraturan Daerah (perda) khusus yang berhubungan dengan salah satu visi misi bangka barat yaitu tenang jiwanya, agar segera diwujudkan.

"Kita harus memiliki perda yang mengatur khusus tenang jiwanya, sehingga ada payung hukum yang jelas untuk memberikan hasil yang terbaik.

Ustadz ustadzah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan santrinya untuk menjadi generasi yang qur'ani, untuk itu sebagai perhatian terhadap kontribusi ustad ustadzah ini, insentif mereka kita naikkan di tahun 2015 ini, semoga kedepan bisa kita tingkatkan lagi," katanya.

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved