Bisikan Gaib Menyuruh An Membunuh Mat Jadum Mantan Bosnya
Seiring waktu, setelah AN alias AG (28) tak lagi bekerja pada Mat Jadum alias Mamat, bisikan-bisikan halus tergiang di telinganya
Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Seiring waktu, setelah AN alias AG (28) tak lagi bekerja pada Mat Jadum alias Mamat, bisikan-bisikan halus tergiang di telinganya. Di mana pun An berada, bisikan itu selalu mengiang di telinganya.
"Pokoknya semenjak saya keluar (berhenti kerja dari Mat Jadum) satu bulan lalu, di pikiran saya selalu muncul bisikan, bunuh Bos Mamat (Mat Jadum alias Mamat)," cerita An
"Pokoknya dia seperti selalu di depan mukaku, muka bos somat seolah ada tiap hari hari di depan aku, itu yang membuat aku kesal," katanya.
Ketika saatnya tiba kata AG, dia masih seolah dibawah pengaruh amarah yang memuncak. Saat itu, Rabu (17/6) AG, bangun tidur sekitar pukul sembilan pagi.

AG kemudian mandi dan duduk-duduk di rumahnya.
"Lag-lagi saya teringat bos mamat, laju dalam pikirianku itu bunuh-bunuh-bunuh," kata AG mengulang-ulang ucapannya.
AG mengenakan jaket hitam, topi semacam peci hitam gurat putih, dan celana jeans. Di balik jaket ia selipklan sebilah parang tajam, yang memang sudah ia siapkan.
Dari rumahnya di Kampung Dul, AG menuju kotrakan Mat Jadum di Dusun Serandang Baturusa, hanya dengan berjalan kaki.
"Sepanjang jalan kaki, dua puluh kilometer, dari Kampung Dul sampai Baturusa jalan kaki. Di perjalanan, pikiranku selalu bunuh..bunuh.," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/an-pembunuh-mat-jadum_20150619_213554.jpg)