Susanto Alami Kelumpuhan Bakal Dibantu Pemkab Bangka

Pemkab Bangka berjanji akan membantu Susanto bocah berusia sembilan tahun yang mengalami kelumpuhan.

Susanto Alami Kelumpuhan Bakal Dibantu Pemkab Bangka
ISTIMEWA
Susanto bocah sembilan tahun yang mengalami kelumpuhan didampingi ibunya Rukmini di rumah mereka di Desa Bedukang.

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pemkab Bangka berjanji akan membantu Susanto bocah berusia sembilan tahun yang mengalami kelumpuhan.

Anak semata wayang dari pasangan suami istri Juwari dan Rukmini, warga Dusun Bedukang, Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka belum bisa bicara, berdiri maupun berjalan atau berlari. Padahal usianya kini sudah sembilan tahun.

Menurut Kabag Humas PDE, dan Santel Setda Bangka Boy Yandra, mengatakan akan melakukan koordinasi dengan kepala desa dan kepala dusun Bedukang.

"Kalau anak ini dinyatakan sebagai gizi buruk pasti penanganan langsung cepat 1x24 jam dari dinas kesehatan akan turun. Jika dari survei di lapangan menyatakan gizi buruk ada bantuan selama tiga bulan dari dinas kesehatan. Setelah itu dilihat lagi perkembangannya seperti apa. Jika kenaikan berat badan tidak bertambah akan dikasih bantuan lagi selama enam bulan," jelas Boy

Ia mengatakan jika belum ada perubahan, maka akan dirujuk ke rumah sakit diperiksa apakah ada indikasi penyakit lain atau memang gizi buruk.

"Kalau memang tidak mampu berobat dengan biaya sendiri maka diupayakan mendapat BPJS. Kita usahakan semaksimal mungkin. Pemkab Bangka akan mengusahakan BPJS kepada keluarga Susantoi nantinya. Jika tidak dana bisa dipakai dana saya pribadi," ungkap Boy.

Mengenai jatah raskin sejak Februari 2015 tidak lagi diperoleh keluarga Susanto menurutnya akan dikoordinasi dengan pihak kadus dan kades Bedukang. Untuk itu akan diupayakan agar keluarga Susanto bisa mendapatkan jatah raskin.

Diakui Boy jika tidak ada Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Kelurga sulit untuk mengurus BPJS dan raskin. Oleh karena itu perlu dibuat dulu tanda identitas orang tua Susanto.

"Saya akan laporkan ke kepala dinas. Mudah-mudahan besok bisa turun minimal tim inti dari puskesmas. Insya Allah kita siap bantu," kata Boy.

Penulis: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved