Kaos dan Klise Foto Sandy Kenangan Terindah Bagi Gusmulyana
Gusmulyana (35), warga Perumahan Taman Pesona
Penulis: edwardi | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos Edwardi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gusmulyana (35), warga Perumahan Taman Pesona Sungailiat tidak menyangka pilot Hercules C-130, Kapten Pnb Sandy Permana, merupakan teman sejawat alumni pelayaran Kebangsaan IV pada tahun 2004 silam.
Sebuah kaos berwarna hijau tentara bertuliskan SEPARADAS TNI AU CXLV yang disisi kiri bagian bawah bertuliskan kode O1.515 Sandy, serta beberapa klise foto Sandy Permana masih tersimpan baik olehnya sebagai suatu tanda persahabatan.
“Awalnya, saya belum terpikir sama sekali bahwa pesawat Hercules tersebut diterbangkan oleh teman sesama alumni Pelayaran Kebangsaan IV ketika masih duduk di bangku kuliah,” kata Gusmulyana, Staf Bagian Humas, PDE, dan Santel Setda Bangka melalui rilis kepada Bangkapos.com, Kamis (02/07/2015).
Namun, setelah menonton tayangan berita di salah satu stasiun televisi terkait jatuhnya pesawat tersebut, di running teks tertera nama pilotnya Sandy Permana. Terbersit pertanyaan di pikiran Gusmulyana, apakah itu temannya dahulu, karena Gusmulyana hanya mengingat nama Sandy saja asal Jebus.
Keesokan harinya, Rabu (01/07) ketika membaca berita dan melihat foto Sandy di salah satu media lokal, Gusmulyana baru mengetahui bahwa pilot pesawat Hercules tersebut Sandy Taruna Akmil TNI AU putra Jebus yang dikenalnya dahulu.
“Saya tidak menyangka bahwa teman saya itu terkena musibah, karena sudah lama tidak berkomunikasi dengannya lagi," ujar Gusmulyana.
Diungkapkan ayah 3 orang putri ini, perkenalan pertama kali dengan Sandy Permana adalah ketika berada di atas Kapal Perang Teluk Banten sewaktu mengikuti kegiatan Pelayaran Kebangsaan IV yang diselenggarakan Direktorat Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian pendidikan Nasional pada 20-26 Juni 2004.
Selama kegiatan pelayaran dengan rute Surabaya-Mataram-Surabaya dengan tema Arungi Samudera Satukan Bangsa, Sandy Permana merupakan salah satu peserta dari Taruna Angkatan Udara termasuk mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri/Swasta se-Indonesia, Taruna AL dan Akademi Kepolisian yang dipilih dari hasil seleksi.
“Sandy yang ku kenal merupakan sosok seorang taruna yang mudah bergaul, humoris, cerdas serta soleh yang tidak pernah lupa menunaikan shalat 5 waktu. Selain itu juga, saya juga bisa melihat bahwa Sandy merupakan sosok pemimpin dari sikap dan perilaku serta terpilih sebagai satu-satunya ketua kelompok dari perwakilan taruna,’’kenang Gusmulyana.
Sesama putra Bangka yang sedang menempuh pendidikan akhir di masing-masing tempat pendidikan, Gusmulyana sebagai mahasiswa Universitas Negeri Bengkulu, Sandy Permana Taruna tingkat akhir Akademi Militer (Akmil) TNI AU berpangkat Serma (Sersan Mayor), mereka sering berkomunikasi selama kegiatan tersebut dan sempat bertukar nomor telepon dan Gusmulyana mendapatkan kenang-kenangan kaos yang disimpannya dengan baik sebagai kenangan terindah.
“Sebagai seorang teman yang pernah dekat dan kenal dengan beliau, saya turut berduka cita, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, dan mudah-mudahan kepulangan almarhum di bulan suci Ramadhan dan sedang menjalankan tugas mendapat tempat terbaik di sisiNya dan menjadi khusnul khotimah, amiin,’’ doa Gusmulyana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kaos-sandy-dan-gusmulyana_20150702_100719.jpg)