Breaking News:

Opini: Ramadan Momentum Meningkatkan Karya dan Takwa

ALLAH SWT telah memilih Ramadhan sebagai bulan istimewa. Nabi menyampaikan bahwa seorang muslim harus

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Ilustrasi: Umat Muslim melaksanakan salat Tarawih di Masjid Agung, Medan bulan suci Ramadan 1436 H. 

Bila ini jadi ukuran ibadah shaum, karakter unggulan ini tidak hanya sekedar berhenti pada tidak makan dan minum serta yang hal-hal yang membatalkan puasa, tetapi juga berhenti melakukan hal-hal yang mengurangi ibadah shaum.

Oleh karena itu, untuk menggapai puasa yang berkualitas, tidak hanya menahan terhadap hal-hal yang membatalkan puasa, tetapi juga berhenti total dari perasaan-perasaan yang berbuat dosa. Sehingga pikiran, perasaan, dan imajinasinya pun adalah hal-hal yang baik.

Bagaimana pun, amal yang paling baik adalah puasa yang berhenti dari perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan kesucian Ramadhan. Shaum Ramadhan harus dikawal kesuciannya. Banyaknya shaum rusak karena lidahnya. Maka dari itu, kita harus banyak membaca Alquran dan menyebut nama Allah.

Pada bulan Ramadhan, Alquran harus banyak dibaca dibandingkan bulan lainnya, serta nama Allah pun harus lebih banyak disebut melebihi di bulan lain. Pada Ramadhan ini juga kita harus sering-sering bersilaturahmi ke rumah Allah.

Kita juga harus membangun keakraban dengan sesama manusia. Selain itu, Ramadhan juga tidak boleh ada aksi anarkis dan tidak boleh juga ada orang yang dirugikan.(*)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved