Breaking News:

Wali Kota Menikahi Buaya yang Didandani dan Mulutnya Dilakban

Di sejumlah negara, adat dan tahayul memang masih begitu kuatnya hingga tak lekang zaman meskipun kehidupan

BANGKAPOS.COM, MEXICO CITY -  Di sejumlah negara, adat dan tahayul memang masih begitu kuatnya hingga tak lekang zaman meskipun kehidupan sudah semakin modern. Termasuk di Meksiko ini.

Menurut informasi yang dilansir Mail Online, di kota San Pedro Huamelula, ada tradisi yakni pemimpin di sana harus menikah dengan seekor buaya.

Bagi warga setempat, tradisi ini dilakukan agar manusia dan buaya bisa hidup damai berdampingan. Ujung-ujungnya, mereka berdoa agar nelayan akan semakin mudah mendapat hasil tangkapan.

Wali Kota San Pedro Huamelula saat ini, Joel Vazquez Rojas, juga tak terkecuali melaksanakan adat itu. Tradisi pernikahan yang digelar pada Selasa (30/6/2015) juga bukan yang pertama.

Sebelumnya, Rojas telah mengikuti ritual pernikahan dengan buaya tahun lalu dan kali ini dengan buaya berbeda.

Selaiknya pesta pernikahan di sana, buaya berumur 3 tahun itu pun didandani dengan gaun bak pengantin berwarna putih.

Selepas upacara pernikahan, rakyat pun tumpah ruah dalam pesta. Semua dana pesta ditanggung oleh kas pemerintahan kota.

Sang "pengantin wanita" berganti baju menjadi warna-warni dan menari digendong sang wali kota selama pesta. Tentu saja mulutnya terpaksa harus diikat lakban agar tidak menggigit.

Tradisi ini dilakukan setiap tahun. Entah sudah berapa buaya yang dinikahi oleh Joel Vazquez Rojas. Sayang tak dijelaskan lebih lanjut apa yang dilakukan Joel terhadap "istri lama" maupun "istri barunya" itu, selepas upacara pernikahan.

Apakah buaya-buaya tersebut tetap dipiara atau dilepas lagi ke alamnya?

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved