Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Waspada, Penjahat Profesional Akan Masuk Pangkalpinang

Menurut Heru, info kedatangan penjahat profesional ini didapat dari data intelijen Polri. Moment lebaran saat ini mengundang para penjahat profesional

Penulis: Evan Saputra |
Bangka Pos / Dedy Marjaya
AKBP Heru Budi Prasetio, Kapolres Pangkalpinang 

*Data dari Intelijen Polri *Hati-Hati Mengambil Uang di Bank *Manfaatkan Momen Lebaran

PANGKALPINANG, BANGKA POS -- Kapolres Pangkalpinang AKBP Heru Budi Prasetyo menilai aksi kejahatan di Pangkalpinang masih tergolong amatiran. Ada tiga kategori pelaku kejahatan masing-masing amatir, semi profesional dan profesional.

Heru mengatakan kategori pelaku kejahatan profesional saat ini sangat jarang di Pangkalpinang. Kelompok ini katanya ada di pencurian dengan kekerasan (Curas). Namun masyarakat supaya berhati-hati, sebab akan ada penjahat datangan dari daerah seberang ke Pangkalpinang.

Menurut Heru, info kedatangan penjahat profesional ini didapat dari data intelijen Polri. Moment lebaran saat ini mengundang para penjahat profesional datang.

"Golongan pelaku curas ini profesional mereka biasa beroperasi merampas bank, namun ini jarang sekali di tempat kita. Pemain dari seberang (profesional) akan datang ke Pangkalpinang, ini info dari intelejen kita," kata Heru, saat memaparkan penjelasan kesiapan menjelang idul fitri di pemerintah kota, Rabu (8/7).

Heru menjelaskan pemain profesional ini akan melakukan kejahatan walaupun tidak ada kesempatan. Selain itu pun jumlah kerugian yang dialami seseorang dari kejatan tersebut sudah sangat tinggi bahkan hingga ratusan juta.

"Pemain profesional ini kalaupun tidak ada kesempatan akan tetap lakukan kejahatan, misalnya ada pengambilan uang yang dikawal polisi dan teman-teman TNI, tapi tetap dia ambil, ini kan sebenarnya tidak ada kesempatan karena dikawal," ujar Heru.

Heru menambahkan untuk kategori pelaku amatir, jumlah kerugian akibat kejahatan sedikit dengan nominal Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta dan barang curian dipergunakan untuk diri sendiri.

"Kejahatan indeks ini untuk ukuran Pangkalpinang sebenarnya pelaku ini yang bermain masih amatiran. Ciri-cirinya mereka itu tidak progresif ngambil acak, menggunakan kesempatan, kalau tidak ada kesempatan dia tidak mau. Barangnya dak tahu mau dikemanakan, bisa untuk miras dan narkoba, dan angkanya ini 60 persen ini yang disebut amatir," ujarnya.

Baca berita selengkapnya di Harian Bangka Pos edisi hari ini, Kamis 9 Juli 2015.

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved