Gaji Tidak Cukup Untuk Bayar Cicilan Motor, Pria Ini Nekat Mencuri
Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil mendapati barang bukti (BB) berupa 22 karung bongkahan biji timah.
Penulis: Disa Aryandi | Editor: edwardi
Laporan wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Aksi nekat pria berinisial BY (33), harus berakhir di balik jeruji besi. Ia nekat melakukan tindak pidana pencurian, lantaran terdesak ekonomi. BY melakukan pencurian bongkahan biji timah milik perusahaan PT Belitong Makmur Lestari (BML).
BY melakukan aksi pencurian itu, sekitar pukul 02.30 WIB, Senin (13/7) dini hari. Warga Jalan Baru, Tanjungpandan, Belitung itu, melakukan aksi perbuatan bersama rekannya yaitu MJ (43). MJ merupakan warga asli Cirebon, yang bertempat tinggal di Kampung Damai, Tanjungpandan, Belitung.
Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil mendapati barang bukti (BB) berupa 22 karung bongkahan biji timah. Ulah keduanya, kali pertama diketahui oleh petugas keamanan atau Satpam PT BML. 22 karung BB itu, kini telah di amankan di Polsek Gantung, guna proses lebih lanjut.
"Terpaksa bang, karena terdesak ekonomi. Gaji tidak cukup untuk bayar cicilan motor," ucap BY kepada Posbelitung.com, Senin (13/7/2015).
Cicilan motor yang harus ditebus oleh BY, yaitu sebesar Rp 2.480.000,- setiap bulan. BY, setidaknya harus melunasi kredit sepeda motor Ninja RR miliknya itu, tersisa lima bulan kedepan.
BY merupakan karyawan PT BML. Ia melakukan aksi nekat itu, tercatat sudah empat kali. Kendati dua kali melancar aksi pencurian itu, BY CS mengalami ke gagalan.
"Sudah empat kali bang. Dua kali gagal, satu kali berhasil dan satu kali ini. Pakek mobil kita bawaknya, habis itu kita jual biji timah itu ke Tanjung," kata bapak dua anak itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pencuri-timah-2_20150714_093905.jpg)