Citizen Reporter

Nganggung Itu Apa Ya?

Waktu panitia masjid mengumumkannya bahwa nganggung akan dilaksanakan selesai shalat ied, dirinya sempat menunggu dan penasaran

Penulis: edwardi | Editor: edwardi
Dok Humas Pemkab Bangka
87 mahasiswa dan mahasiswai Universitas Gadjahmada (UGM) yang sedang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di beberapa desa yang ada di Kabupaten Bangka. Mereka berkunjung dan berlebaran di Rumah Bupati Bangka. 

Oleh: Lutfi Adam, Staf Humas Setda Bangka

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Salfi, mahasiswa KKN UGM asal Bogor ini awalnya sempat kaget dan bertanya-tanya, apakah itu nganggung?

"Waktu panitia masjid mengumumkannya bahwa nganggung akan dilaksanakan selesai shalat ied, dirinya sempat menunggu dan penasaran," jelas Salfi ketika menceritakan pengalaman berlebaran di Desa Penagan, Sabtu (18/7/2015) di Kediaman Pribadi Bupati Bangka H. Tarmizi Saat.

Penasaran Salfi akhirnya terjawab apa itu nganggung dan Sepintu Sedulang itu.

"Rupanya bawa makanan dengan dulang besar ditutup tudung saji ke masjid dan makan bersama-sama dengan membaca doa dan tahlil," ujar Salfi bangga.

Diakui Salfi, nganggung ini merupakan salah satu tradisi khas masyarakat Bangka yang unik dan harus dilestarikan.

"Katanya biasanya dilakukan pada hari besar keagamaan, seperti lebaran, kenduri kampung dan juga jika ada kematian," tukasnya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved