Warga Desa Mancung Rayakan Tujuh Likur Warisan Nenek Moyang

Lampu Tujuh Likur Desa Mancung Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sebagai kreasi seni

Warga Desa Mancung Rayakan Tujuh Likur Warisan Nenek Moyang
IST
Gapura cahaya lampu likur Desa Mancung.

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lampu Tujuh Likur Desa Mancung Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sebagai kreasi seni masyarakat Desa Mancung, yang sudah ada sejak nenek moyang.

Lampu tujuh likur tersebut, selalu dimeriahkan melalui momen festival lampu tujuh likur disetiap tahun, seperti yang digelar Sabtu (25/7/2015) malam ini.

Namun di tahun ini Festival Budaya Lampu Tujuh Likur Mancung Kabupaten Bangka Barat digelar dalam suasana lebaran idul fitri, kalau tahun-tahun sebelumnya digelar saat di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.

Ketua Festival Wisata Budaya Tujuh Likur Mancung Bangka Barat H Rogimin mengatakan, lampu tujuh likur ini sudah mentradisi dan membudaya di Desa Mancung.

"Lampu likur sebagai kreasi seni dan budaya masyarakat kami, yang sudah berlangsung secara turun menurun," kata Rogimin Sabtu (25/7/2015).

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved