Divonis 9 Tahun Terdakwa Persetubuhan Anak Ini Ajukan Banding

Putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, dia lawan melalui cara pengajuan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Babel.

Divonis 9 Tahun Terdakwa Persetubuhan Anak Ini Ajukan Banding
Shutterstock
ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Topan Haripandi (22), merasa tak mendapatkan keadilan. Putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, dia lawan melalui cara pengajuan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Babel.

Hal ini diakui Kasi Intel (PPID) Kejari Sungailiat, Andi AU mewakili Kepala Kejari, Supardi, dikonfirmasi bangkapos.com, Rabu (29/7/2015).

"Terdakwa Topan Haripandi beberapa waktu lalu divonis 9 tahun penjara. Tapi terdakwa tidak puas pada putusan itu. Dia merasa belum memenuhi rasa keadilan, makanya banding," kata Andi, mengutip keterangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sungailiat, Heriyandes.

Menurut Andi, upaya banding Topan Haripandi merupakan hal yang wajar karena hak setiap terdakwa. "Itu hak terdakwa untuk banding," katanya.

Lain halnya Jaksa (JPU) Kejari Sungailiat, menurut Andi mengaku puas. Putusan hakim 9 tahun penjara katanya, sejalan pada tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut Terdakwa Topan Haripandi, 10 tahun penjara.

Jaksa dan hakim yakin Terdakwa Topan Haripandi terbukti menyetubuhi gadis bawah umur, oknum siswi sebuah SMU di Kabupaten Bangka, sebut saja Bunga (15) di Kecamatan Merawang Bangka.

"Makanya kita menyatakan sikap menerima putusan," katanya.

Penulis: ferylaskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved