Sejarah Berdirinya Tugu Pahlawan 12 Di Desa Petaling
Mungkin tak banyak yang tahu sejarah tugu Pahlawan 12 di Km 12 Desa Petaling Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.
Penulis: Antoni Ramli | Editor: Hendra
Laporan wartawan Bangka Pos Anthoni
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mungkin tak banyak yang tahu sejarah tugu Pahlawan 12 di Km 12 Desa Petaling Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.
Relief tugu Pahlawan 12 dikukuhkan untuk mengenang jasa Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang gugur pada pertepuran di Bukit Mat Andil Desa Petaling Tahun 1946 silam.
Ke 12 TKR tersebut adalah, Adam A Cholik, Suwandi Bungkel, A Somad, Jamaj Asikin, Madud Gambang, Apip Adi, Ali Samid, Salim Adok, Sarimin Senen, Kamsem, Karto Saleh, Sulaiman Samin.
Jumahat (65) penjaga tugu Pahlawan 12 mengatakan, angka 12 memiliki makna tersendiri dalam sejarah perjuangan rakyat Bangka. Khusunya peristiwa bersejarah di Bukit Mat Andil Km 12 Desa Petaling.
Menurut cerita mendiang ayahnya, Supriyadi, perang terjadi dalam kondisi serba angka 12. Pertempuran terjadi pukul 12.00 WIB, tepat di Km 12, memasuki tanggal 12 Februari 1946, bertepatan dengan 12 rabiul awal 1365 Hijriah dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) gugur 12 orang.
"Menurut cerita orang tua saya dulu, mengapa tugu ini diberi nama Pahlawan 12 karena semuanya terjadi serba diangka 12. Mulai dari jam perang, tanggal, tahun islam, jumlah pahlawan yang gugur semua serba 12. Makanya diberi nama tuguh Pahlawan 12," ujar Jumahat ditemui harian ini, Sabtu (15/8/2015).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/juhamat-bersihkan-tugu-pahlawan-12_20150815_192421.jpg)