Batman Tewas Terlibat Kecelakaan di Jalan Tol

Lenny mengenakan kostum Batman dan mengendarai mobil yang dimodifikasi menjadi Batmobile saat kecelakaan itu terjadi.

Batman Tewas Terlibat Kecelakaan di Jalan Tol
Lenny Robinson/Facebook.com
Lenny Robinson mengenakan kostum Batman dan mengendarai mobil yang dimodifikasi menjadi Batmobile. 

"Cuplikan video (pada 2012 silam) itu memperlihatkan interaksi yang positif dan penuh rasa humor antara petugas kepolisian dan Robinson. Saat itu merupakan bukti bahwa polisi dan Robinson saling menghargai," tulis Kepolisian Montgomery County dalam pernyataannya.

"Saat kami memutar ulang video itu, kami tersenyum dan tertawa, mengenang baik hari saat Kepolisian Montgomery County bertemu superhero yang sebenarnya," lanjut polisi dalam pernyataan itu.

Saat pertama kali sosoknya menjadi perhatian publik publik, Lenny memang terlihat sebagai karakter yang rendah hati. Ketika itu, tidak terlihat sifat pamer ataupun perasaan ingin dikenal orang, meskipun pria yang berprofesi sebagai pengusaha bisnis kebersihan itu sudah menghabiskan puluhan ribu dollar untuk menghibur anak-anak dalam perannya sebagai Batman.

"Ini sebuah manfaat yang didapat dalam cara yang benar-benar berbeda, hanya untuk membuat anak-anak itu tersenyum. Jika saja saya bisa menyentuh dan membuat anak-anak itu lupa akan yang dialaminya, saya telah melakukan sesuatu yang sangat sukses," tutur Lenny.

Awalnya, Lenny berkostum Batman untuk menghibur salah satu anaknya, Brandon, yang sangat terobsesi dengan karakter yang dibuat oleh Bob Kane dan Bill Finger. Namun, Lenny pun kagum dengan karakter Batman yang dianggapnya sangat penuh sisi manusiawi.

"Dia satu-satunya superhero yang tidak punya kekuatan kekuatan super," tutur Lenny dalam sebuah chat online dengan pembaca Washington Post.

Salah satu dokter di rumah sakit yang pernah dikunjungi Lenny mengaku terbantu dengan kebaikan Lenny. Hal ini memperlihatkan bahwa manfaat yang didapat oleh Lenny Robinson, ternyata juga bermanfaat untuk orang-orang yang bekerja sama dengannya.

"Beberapa anak itu tahu bahwa itu bukan Batman sebenarnya. Namun dalam benaknya, mereka ingin percaya Batman itu nyata, dan itu hal sangat berarti bagi mereka" kata Dr Joseph M Wiley dari Rumah Sakit Sinai di Baltimore, dalam sebuah wawancara pada 2012 silam.

"Cukup jelas bagi kami bahwa perilaku itu dan permainan untuk mengalihkan anak-anak dari terapi bisa membantu mengatasi penyakit. Jadi itu sangat berarti bagi anak-anak," ucap Wiley.

Tags
Batman
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved