Lipsus Cuaca Babel

Kemarau di Babel Gara-gara El Nino

Evi Diana memberikan himbaua kepada masyarakat untuk menghemat air bersih. Sebab air didalam tanah pun akan mengurang volumenya

Kemarau di Babel Gara-gara El Nino
Bangkapos.com/Riki Pratama
Perkiraan Cuaca di Kantor BMKG Kota Pangkalpinang, Senin(4/5/2015) 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Evi Diana Staf Analisa dan prakiraan Stasiun Meteorologi Pangkalpinang menambahkan bahwa sebenarnya berdasarkan perkiraan musim kemarau akan berakhir pada bulan September dan memasuki musim kemarau.

Namun karena adanya gejala El Nino maka akan mengganggu perkiraan. El nino jika terjadi dimusim kemarau akan berdampak kepada suhu sedangkan jika terjadi saat musim hujan maka akan berpengaruh kepada intensitas hujan yang menurun.

"Jadi saat musim penghujan maka intensitas hujan yang turun akan rendah karena gejala El nini," kata Evi Diana Kamis (20/8/2015)

Evi Diana memberikan himbaua kepada masyarakat untuk menghemat air bersih. Sebab air didalam tanah pun akan mengurang volumenya akibat tingginya suhu. Diharapkan dengan menghemat air bersih tidak berdampak krisis air bersih.

"Saran saya ya berhemat air bersih karena suhu tinggi air akan berkurang volumenya," kata Evi Diana.

Penulis: deddy_marjaya
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved