Kemarau Panjang,Pegawai Puskesmas Kenanga Patungan Beli Air
"Untuk pembelian air ini kita biasanya sumbangan tetapi sifatnya tidak tentu hanya mengantisipasi kekeringan saat kemarau saja."
Penulis: nurhayati |
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Sumur galian di Puskesmas Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka mengering. Pihak puskesmas terpaksa membeli air untuk kebutuhan mencuci peralatan medis, wastafel dan WC.
Sumur mengering sudah terjadi dua hari ini. Air tak bisa lagi disedot oleh mesin pompa air. Sehingga Pihak puskemas menghubungi PDAM Tirta Loka untuk mengantarkan air.
"Keringnya baru sejak baru dua hari ini biasanya saat musim kemarau panjang sumur kering. Air ini vital, penting, untuk keperluan WC, wastafel maupun bersih alat-alat medis. Jadi kita beli dari PDAM sebanyak 6.000 liter air," jelas Kepala Puskesmas Kenanga Sungailiat, Suwardi kepada bangkapos.com, Rabu (20/8/2015).
Kebutuhan 6000 liter ini biasanya digunakan untuk pemakaian setengah bulan atau satu bulan.
"Untuk pembelian air ini kita biasanya sumbangan tetapi sifatnya tidak tentu hanya mengantisipasi kekeringan saat kemarau saja," jelas Suwardi.
Menurutnya, untuk tahun 2014 lalu kekeringan yang terjadi tidak lama hanya dua bulan mereka harus beli air PDAM, tetapi setelah memasuki musim hujan air sumur galian yang dimiliki puskesmas terisi kembali.
"Kalau kemarau panjang saja, kalau ada hujan masih bisa disedot. Sumur kedalaman tujuh meter, airnya jernih," kata Suwardi.
Oleh karena itu lanjutnya, pihak puskesmas tahun 2016 ini mengajukan anggaran pemasangan jaringan PDAM.
"Saya sudah ke PDAM tetapi untuk penyambungan pipanya cukup jauh ada sekitar 1 kilometer karena jaringannya hanya sampai kuburan Kenanga. Kita berharap anggaran pemasangan pipa untuk PDAM ini bisa dianggarkan tahun depan," harap Suwardi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/suwardi-puskesmas-kenanga_20150820_170721.jpg)