Senin, 20 April 2026

Demo Tolak Tambang Pasir, Warga Perlang Hanya Disambut Asisten I Pemprov

Masyarakat tetap mendesak pemerintah izin perusahaan tetap dicabut, karena muncul masalah sosial yang bersumber saat perusahaan itu hadir

Penulis: Evan Saputra | Editor: edwardi
bangkapos.com/evan
Orasi para pendemo dari warga Desa Perlang didepan kantor Gubernur Babel. Demo ini dilakukan warga untuk menghentikan aktivitas penambangan pasir kuarsa yang dilakukan PT WTC, Kamis (26/8/2015) 

Laporan wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Puluhan warga Desa Perlang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Bangka Belitung (Babel) hanya disambut oleh Assisten I, Amrullah, dan tiga Kepala SKPD, Dinas Kehutanan, BLH dan Dinas Pertambangan.

Puluhan pendemo ini tidak mundur karena hanya disambut seorang Assisten saja. Direktur Walhi Babel, Retno Budi, mengatakan pihaknya tidak takut untuk terus memperjuangkan keinginan menghentikan aktifitas penambangan pasir kuarsa di desa setempat oleh PT Walie Tampas Citratama (WTC).

"Tidak perlu ada yang ditakuti, kami menindaklanjuti bahwa kami sudah menggelar hal serupa di pemkab bateng, dan surat edran menteri ESDM, pencabutan izin ada di provinsi, oleh karena itu kita datang kesini, untuk perizinan PT WTC dicabut," kata Retno, Kamis (26/7/2015)

Dikatakan Retno, PT WTC menjadi penyebab munculnya masalah. Sosial di Desa Perlang. Masyarakat katanya terus berusaha untuk menutup aktivitas di perusahaan tersebut.

"Masyarakat tetap mendesak pemerintah izin perusahaan tetap dicabut, karena muncul masalah sosial yang bersumber saat perusahaan itu hadir," ujarnya

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved