Wanita Hamil Ini Menjerit Minta Tolong Usai Dikubur

Perez yang tengah hamil tiga bulan tak sadarkan diri setelah jatuh di kamar mandi. Ini disebabkan Perez ketakutan setelah mendengar suara tembakan.

Wanita Hamil Ini Menjerit Minta Tolong Usai Dikubur
Dailymail
Seorang wanita berusia 16 tahun di Honduras dinyatakan telah meninggal dunia setelah jatuh dan tak sadarkan diri di kamar mandi oleh pihak keluarga. Nyatanya, di dalam peti mati wanita ini terus menjerit minta pertolongan sehari setelah dikuburkan 

BANGKAPOS.COM - Seorang wanita berusia 16 tahun di Honduras dinyatakan telah meninggal dunia setelah jatuh dan tak sadarkan diri di kamar mandi oleh pihak keluarga.

Nyatanya, di dalam peti mati wanita ini terus menjerit minta pertolongan sehari setelah dikuburkan.

Dilansir Dailymail, Selasa (25/8/2015), korban bernama Neysi Perez dikuburkan tak jauh dari kediamannya di Le Entrada, Honduras pada Senin (24/8/2015).

Namun sehari setelah acara pemakaman, anak-anak yang bermain di dekat pemakaman mendengar suara seorang wanita menjerit dari dalam tanah.

Perez yang tengah hamil tiga bulan tak sadarkan diri setelah jatuh di kamar mandi. Hal itu disebabkan Perez ketakutan setelah mendengar suara tembakan.

Saat jatuh tak sadarkan diri, dari mulut perez keluar busa, seorang tokoh agama setempat menyebut perez kerasukan roh jahat.

Kerabat menceritakan Tokoh agama itu mencoba mengusir roh jahat dalam tubuh Perez, tak beberapa keadaan Perez semakin buruk sehingga ia langsung dilarikan ke rumah sakit, sekitar tiga jam dirawat. Dokter menyatakan dia mati karena serangan jantung.

Pihak keluarga yang percaya dengan pernyataan dokter langsung membawa pulang jenazah Perez. Saat dikebumikan Perez mengenakana gaun pengantin yang dipakainya saat menikah beberapa waktu lalu.

Ia ditempatkan dalam peti mati dan diletakkan dalam sebuah tempat seperti sebuah kotak yang terbuat dari batu dan campuran semen setelah itu ditutup.

Selang satu hari setelah Perez dikebumikan, suaminya Rudy Gonzales, mengunjungi makam Perez dan sejumlah anggota keluarganya yang lain.

Tak beberapa lama, Rudy mendengar teriakan dari makam istrinya dan suara minta pertolongan untuk dikeuarkan dari peti mati.

Rudy dan anggota keluarga yang lain terkejut dan langsung membongkar makam. Sayangnya usaha mereka membuka makam tidak cepat. Saat Perez dikeluarkan ia ditemukan dalam kondisi benar-benar mati.

"Saat aku pegang badannya masih hangat dan aku bisa merasakan detak jantungnya, saat dikeluarkan ia sudah tak bernyawa, dahi dan jarinya penuh luka cakar, kami menduga ia putus asa berada dalam itu," ungkap sepupunya, Carolina Perez.

"Kami padahal sudah sangat bahagia melihat ia kembali namun kenyataannya ia benar-benar mati," pungkasnya.

Tags
HONDURAS
Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved