Breaking News:

Kantor Presiden Direktur PT Koba Tin Rata Tanah

Pasca kebakaran hebat yang melanda komplek perkantoran PT Koba Tin, Minggu (30/08/2015) kemarin, menyisakan sejumlah puing-puing.

Penulis: M Zulkodri | Editor: edwardi
Kantor Presiden Direktur PT Koba Tin Rata Tanah
bangkapos.com/Zulkodri
Sisa puing-puing Kantor utama milik PT Koba Tin, usai dilanda kebakaran hebat. Kepulan asap, disisa-sisa puing kantor utama masih terlihat jelas, foto diambil Senin (31/08/2015).

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pasca kebakaran hebat yang melanda komplek perkantoran PT Koba Tin, Minggu (30/08/2015) kemarin, menyisakan sejumlah puing-puing. Asap halus, juga masih terlihat mengepul di bangunan perkantoran PT Koba Tin.

Puing-puing sisa kebakaran terlihat berantakan di lokasi. Ada empat titik kebakaran yang terjadi di komplek perkantoran PT Koba Tin, yakni di Kantor utama, terdiri dari kantor administrasi dua lantai tempat biasanya Presiden Direktur Kamardin MD Top ngantor, kemudian di kantor departemen personalia, departemen Minning, dan departemen Accounting yang struktur bangunanyanya menyatu hangus terbakar.

Untuk titik perkantoran yang terbakar berada dalam satu lingkungan dan saling berdekatan, walaupun ada yang terpisah struktur bangunannya. Untuk kantor Departemen Personalia dan kantor Departemen Accounting berada dalam satu struktur bangunan bersama dengan kantor Departemen Public Relation dan training room.

Namun, kantor Departemen Public Relation dan training room tidak terbakar, karena berhasil diselamatkan oleh pihak Damkar dan BPB-Kesbangpol.

Titik api kedua di tempat penyimpanan tangki bahan bakar minyak.
Di tempat tersebut, ada 15 tangki, namun hanya lima unit tangki yang terbakar, dimana ada empat tangki berkapasitas 648 ribu liter, dan satu tangki berkapasitas, 150 ribu liter.

Sedangkan titik lainnya, di rumah dinas VIP, dimana si jago merah melalap habis satu unit rumah beserta isinya.
Titik keempat ada di daerah smelter yang menghanguskan satu unit kantor jaga. Saat itu, api yang hendak membakar area pabrik smelter berhasil dijinakkan.

Perwakilan pihak perusahaan PT Koba Tin, Ade Kelana ketika dikonfirmasi soal sebagian asset PT Koba Tin yang hangus terbakar mengaku masih melakukan identifikasi dan pendataan.

Dirinya belum dapat memastikan berapa nominal kerugian yang diderita oleh PT Koba Tin, tetapi ia mengakui melihat kondisi dan titik kebakaran, diduga mencapai miliaran rupiah.

" Angka pasti, belum kita hitung, mencapai miliaran rupiah, yang terbakar itu, tangki ada lima terbakar dari 15 Tangki bahan bakar, kantor utama terdiri dari kantor administrasi dua lantai, personalia, departemen Minning, rumah VIP karyawan dan sejumlah titik lainnya," ujar Ade.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved