2018, Masalah Air Bersih, Sanitasi dan Pemukiman Tuntas
Target Pak Bupati dan Wakil Bupati pada akhir kepemimpinnannya permasalahan akses sanitasi, air bersih dan pemukiman kumuh tuntas
Penulis: edwardi | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka di bawah kepemimpinan Bupati H. Tarmizi Saat dan Wakil Bupati Rustamsyah menargetkan pada akhir periode kepemimpinannya pada tahun 2018, permasalahan sanitasi, air bersih dan pemukiman tuntas.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Panbudi Marwoto, ketika memberikan paparan pada Lokakarya Sosialisasi Program Peningkatan Kualitas Permukiman (P2KP) dalam rangka penanggulangan kemiskinan, Rabu (2/9) di ruang pertemuan Hotel Sunjaya, Sungailiat.
‘’Target Pak Bupati dan Wakil Bupati pada akhir kepemimpinnannya permasalahan akses sanitasi, air bersih dan pemukiman kumuh tuntas dan tidak ada permasalahan lagi,’’ kata Panbudi melalui rilis Bagian Humas, PDE dan Santel Setda Bangka.
Dijelaskan Panbudi lagi, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 bahwa mengenai sanitasi air bersih dan pemukiman menargetkan 100 % akses air bersih, 0 % pemukiman kumuh, dan 100 % akses sanitasi.
Untuk di Kabupaten Bangka sendiri dari luas daerah sekitar 4 ribu meter persegi kawasan yang masih perlu diperhatikan dalam akses sanitasi, air bersih dan pemukiman adalah sekitaer 140 hektar.
‘’Untuk program pemukiman bedah rumah Kabupaten Bangka pada tahun 2016 menyiapkan sekitar 75 rumah yang akan dibangun. Selain itu juga, APBN juga menyiapkan 30 juta, Kementerian Sosial 10-15 juta dan Satam Emas Provinsi Babel sekitar 40 juta per rumah. Jadi pada tahun 2016, 75 dari daerah dan 75 dari Pusat dan Provinsi,’’jelas Kepala Bappeda Bangka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/program-p2kp_20150902_160644.jpg)