Minggu, 17 Mei 2026

Lebih Dari 8 Jenis Hewan Asli Bangka Barat Sudah Langka

Sedikitnya ada delapan hewan yang dilindungi dari kepunahan. Meskipun ada beberapa diantaranya, saat ini sudah sulit ditemukan

Tayang:
Editor: Hendra
bangka pos / Fery Laskari
Pelanduk, Hewan khas Bangka 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sedikitnya ada delapan hewan yang dilindungi dari kepunahan. Meskipun ada beberapa diantaranya, saat ini sudah sulit ditemukan di hutan di wilayah Bangka Barat.

Sekretaris Dinas Kehutanan Pemkab Bangka Barat Umar mengatakan, hewan yang dilindungi di Kabupaten Bangka Barat, seperti Lutung buaya, mentilin, ayam hutan tugang, trenggiling, Pelanduk, kijang.

"Sebenarnya jumlahnya lebih dari itu, masih ada berbagai jenis burung yang dilindungi dari kepunahan. Diantara hewan langka yang kini sudah sulit ditemukan, yakni pelanduk dan kijang (rusa), ini sudah sulit kita temukan, padahal hewan ini juga dilindungi dari kepunahan," ujar Umar kepada bangkapos.com Senin (7/9/2015).

Umar menegaskan, perlindungan terhadap satwa-satwa langka tersebut, sudah diatur di Peraturan Menteri (Permen) Kehutanan.

Kalau sudah ada permen yang melindungi, artinya di daerah harus melindungi juga.

"Nggak ada peraturan daerah (perda), karena sudah ada Permen yang mengatur tentang perlindungan terhadap satwa yang dilindungi dari kepunahan, semua sudah diatur di permen itu," tandas Umar.

Sayangnya, kata Umar, perburuan terhadap satwa langka seperti pelanduk, kijang, trenggiling masih berlangsung.
Selain perburuan, satwa-satwa yang dilindungi tersebut sudah langka, karena faktor perambahan hutan, seperti pembukaan lahan yang tidak mempertimbangkan keselamatan ekosistem lingkungan.

Sebelumnya, Umar mengatakan, penting adanya local wisdom (kearifan lokal), untuk menjaga dan melindungi kelestarian satwa langka.

"Perlu kepedulian dan kearifan lokal dari masyarakat setempat, untuk menjaga dan melindungi satwa langka," ujar Umar.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved