Sabtu, 9 Mei 2026

Lestarikan Hewan Langka, Pemkab Bangka Sediakan 17.000 Ha Hutan Konservasi

Bupati Bangka H Tarmizi Saat merasa prihatin banyaknya binatang khas Bangka seperti pelanduk, rusa, mentilin dan lainnya

Tayang:
Penulis: nurhayati | Editor: Hendra
bangkapos.com/nurhayati
H Tarmizi Saat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bupati Bangka H Tarmizi Saat merasa prihatin banyaknya binatang khas Bangka seperti pelanduk, rusa, mentilin dan lainnya yang hampir punah.

Diakuinya banyak faktor penyebabnya termasuk adanya pembabatan hutan pertambangan dan pembukaan areal perkebunanan sawit.

"Binatang itu juga banyak diburu,. direpas, dilapun, ditembak dan dikoleksi. Disamping habitat menyusut karena desakan manusia melalui pertambangan, perkebunan dan perusahaan," sesal Tarmizi kepada bangkapos.com, Selasa (8/9/2015) malam.

pelanduk

Untuk menjaga habitat binatang khas Bangka ini agar hidup dialamnya, Pemkab Bangka melakukan kawasan konservasi seluas 17.000 hektar di Gunung Maras, Hutan Raya di Dalil, Kimak, dan Riding Panjang Belinyu.

"Kelekak-kelekak harus tetap dijaga. Kita tahun 2016 akan membuat batas hutan yang sebut diatas. Juga kawasan hutan lindung. Hutan produksi juga harus tetap dijaga," jelas Tarmizi.

Untuk kebun binatang menurutnya, ada satu investor yang merupakan teman Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian yang sudah mengajukan lahan untuk kebun binatang di Air Anyir.

"Kita membutuhkan kerjasama masyarakat dan desa-desa untuk hal ini. Objek-objek wisata alam harus kita lestarikan seperti air terjun di Bukit Bui dan Maras," pesan Tarmizi.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved