Sopir Tamu Homestay Rela Tidur di Kolong Bus
Beberapa sopir tidur beralaskan karton tebal di bawah pohon asana, di halaman Museum Timah Indonesia (Banka Tin Winning).
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Di sela-sela menunggu tamu Homestay Fair IMT-GT/ASEAN dan Old Town Workshop, yang sedang melakukan rangakaian acara tersebut, di hari Jumat (11/9/2015), para sopir rental mobil, memilih memanfaatkan waktu menunggunya untuk tidur.
Beberapa sopir tidur beralaskan karton tebal di bawah pohon asana, di halaman Museum Timah Indonesia (Banka Tin Winning).
Beberapa sopir lainnya, tidur di bawah kolong bus, untuk menghindari panasnya terik matahari.
Ada juga yang hanya sekedar berbaring saja disela dua bus.
Sopir tamu Homestay, Nandar menyebutkan, sebagai sopir harus stanby disekitar tamunya melakukan kegiatan.
"Namanya sopir harus stanby ditempat, kalau tamu yang kita bawa sedang ada kegiatan, kita nunggu lama itu sudah biasa dan bukan sebuah keluhan bagi seorang sopir," kata Nandar kepada bangkapos.com, Jumat (11/9/2015) di halaman Museum Timah Indonesia di Jalan Jenderal Sudirman Muntok.
Sopir lainnya, Budi mengisahkan, sejak kedatangan dan membawa tamu homestay, tidak ada kendala apapun, meskipun selama ditunjuk jadi sopir tidak ada pola shif.
Disela-sela menunggu tamu homestay yang dibawanya, Budi mengistirahatkan badannya, meskipun hanya sesaat.
"Kalau malam dan tamu istirahat dan tidur di homestay, kami pulang. Tapi kalau tamu ada acara dan keluar homestay, kita siap untuk mengantarkannya lagi, guide yang menghubungi," kisah Budi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/para-sopir-tamu-homestay_20150911_162417.jpg)