Breaking News
Ada 20 Kapal Isap Menambang di Kawasan Pantai Penyusuk
Ada sekitar 20 KIP yang dari beberapa perusahaan penambangan yang melakukan penambangan di sekitar kawasan Pantai Penyusuk.
Penulis: nurhayati | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Bangka, Arifin Hirbah mengatakan akan segera menjadwalkan pertemuan dengan para pemilik perusahaan Kapal Isap Produksi. termasuk PT Timah Tbk yang beroperasi dekat Pulau Putri dan Pulau Lampu di Pantai Penyusuk Kabupaten Bangka.
"Seperti kata pak bupati nanti intinya kita pembinaan dan pertemuan di ruang wakil bupati. Dalam waktu dekat," kata Arifin usai melakukan pemantauan di Pulau Putri, Minggu (13/9/2015) kepada bangkapos.com di Rumah Dinas Camat Belinyu.
Diakuinya ada sekitar 20 KIP yang dari beberapa perusahaan penambangan yang melakukan penambangan di sekitar kawasan Pantai Penyusuk.
Dia minta perusahaan penambangan lebih santun agar tidak menambang terlalu dekat dengan objek wisata Pulau Putri dan Pulau Lampu di Pantai Penyusuk.
"Nanti kita undang yang dihadiri bupati, wakil bupati, sekda, kapolres dan dandim karena Pulau Putri sudah menjadi aset wisata yang berpotensi. Jangan terlalu dekat dari bibir pantai," harap Arifin.
Beberapa perusahaan yang melakukan penambangan di sekitar Pantai Penyusuk dari data Distamben Kabupaten Bangka dan juga disebutkan oleh Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana dalam pertemuan dengan bupati di Rumah Dinas Camat Belinyu, diantaranya Sinar Logindo Alam, HCL, Sriwijaya, Andalan, Dinasti, Blue Dragon hingga PT Timah Tbk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kapal-isap-di-pantai-penyusuk_20150913_144846.jpg)