790 Kg Ganja Disembunyikan di Bawah Tumpukan Karung
Jajaran Polsek Penengahan dan Sat Narkoba Polres Lampung Selatan mengamankan 790 kilogram paket ganja dalam truk
KALIANDA, BN - Jajaran Polsek Penengahan dan Sat Narkoba Polres Lampung Selatan mengamankan 790 kilogram paket ganja dalam truk BM 9407 AQ, Selasa (29/9). Paket narkotika golongan I itu disembunyikan di bawah tumpukan puluhan karung.
Truk yang mengangkut paket ganja tersebut diparkir di jalan lintas sumatera (Jalinsum) di Dusun Sidoluhur Desa Hatta Kecamatan Bakauheni tanpa ada pengemudinya. Kuat dugaan truk yang mengangkut paket ganja itu akan dibawa ke Pelabuhan Bakauheni untuk diseberangkan ke pulau Jawa.
Sopir truk diduga kabur dan memarkir kendaraannya di pinggir jalan. Truk kemudian dibawa ke Mapolsek Penengahan dengan cara ditarik untuk diamankan. Paket ganja ditutupi menggunakan 20 karung berisi dedak, 9 karung kunyit dan 40 karung sekam padi.
Awalnya, warga curiga terhadap truk yang diparkir tanpa sopir. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut ke petugas Polsek Penengahan. Setelah diperiksa, ternyata di dalam bak truk ada paket ganja yang ditutupi karung berisi dedak, kunyit dan sekam padi. Ganja siap edar dengan jumlah sekitar 837 paket itu dibungkus menggunakan lakban coklat dan dikemas dalam 22 bal karung warna putih.
Belum diketahui pasti identitas sopir truk pengangkut ganja ini. Kuat dugaan motif sopir truk meninggalkan kendaraannya karena takut terendus dan tertangkap petugas. Saat ditemukan, truk dalam keadaan terkunci.
Penemuan truk berisikan paket ganja dalam jumlah besar tersebut saat ini masih diselidiki oleh Sat Narkoba Polres Lampung Selatan. Jika merujuk dari plat nomor polisi kendaraan, truk berasal dari wilayah Provinsi Riau.
Sat narkoba Polres Lampung Selatan, Iptu M. Robby Syahferry membenarkan adanya mengamankan terhadap truk tanpa sopir yang mengangkut paket ganja sebanyak 790 kg. Ia mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan kasus tersebut.
“Masih kita kembangkan untuk mengetahui identitas sopir dan asal truk. Kita masih mencari informasi,” kata Robby. (Tribun Lampung)
Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Babel News, edisi Rabu (30 September 2015.