Ada 15 Penderita Kaki Gajah di Kabupaten Bangka
Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melaksanakan pencanangan bulan eliminasi
Penulis: nurhayati | Editor: Hendra
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melaksanakan pencanangan bulan eliminasi kaki gajah (belkaga) dan pemberian obat pencegahan massal filariasis Kabupaten Bangka 2015, Kamis (1/10/2015) di Kantor Camat Merawang.
Di Kabupaten Bangka, jumlah penderita penyakit kaki gajah atau filariasis sebanyak 15 orang yang tersebar di Kecamatan Puding Besar sebanyak delapan orang, Sungailiat tiga orang, dua orang di Merawang dan dua orang di Belinyu.
Pencanangan belkaga dengan pemberian obat secara massal ini bertujuan untuk memutuskan mata rantai penularan dan mencegah terjadinya kecacatan akibat penyakit penyakit kaki gajah.
"Sasaran pemberian obat pencegahan massal ini adalah kurang lebih 80 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Bangka yang berusia dua hingga 70 tahun," jelas Kabid Pengendalian Lingkungan dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Anggia Murni saat pencanangan belkaga.
Namun pemberian obat massal untuk mencegah penularan filariasis ini terkecuali tidak diberikan kepada penduduk dengan kategori ibu hamil dan menyusui, bayi dan anak yang berusia di bawah dua tahun, masyarakat dengan gangguan ginjal, gangguan hati, berpenyakit jantung, hipertensi, penderita stroke, penyakit kronis lainnya dan filariasis dengan gangguan akut.
Untuk pemberian obat untuk pencegahan filariasis di Kabupaten Bangka ini menurutnya, dilakukan di 550 pos di delapan kecamatan di Kabupaten Bangka.
"Pemberian obat pencegahan massal filariasis ini dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 1 hingga 30 Oktober 2015," jelas Anggia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bupati-bantu-penderita-kaki-gajah_20151001_135316.jpg)