Mesin Air Dicuri, Warga Beruas Tak Bisa Nikmati Air PAM
Warga Desa Beruas kembali mengeluhkan tidak beroperasinya Sumber Persedian Air Minum (SPAM) yang berada
Penulis: M Zulkodri | Editor: Hendra
Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Warga Desa Beruas kembali mengeluhkan tidak beroperasinya Sumber Persedian Air Minum (SPAM) yang berada di Desa Beruas Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah.
Kondisi SPAM kini sudah tidak terawat, di kiri kanan sudah ditumbuhi rumput liar. Kaca di gudang penyimpanan, juga pecah, besi penghalang rumah juga sudah jebol, terlihat juga bekas potongan gergaji besi.
Lebih parahnya lagi, mesin air SPAM yang digunakan untuk menyedot dan mendistribusikan air serta kabel listrik juga telah raib di gondol pencuri
Aktivis pemuda Desa Beruas Iskandar kepada bangkapos.com, Selasa (05/10/2015) mengaku prihatin melihat kondisi SPAM saat ini, padahal apabila SPAM ini, berjalan maka akan sangat membantu masyarakat apalagi saat musim kemarau ini.
"Ini sudah hampir satu tahun tidak berjalan, terus dibiarkan saja, sampai mesin air kabel listrik hingga KWH listrik hilang dicuri. Belum lagi, kondisi SPAM sangat memprihatinkan, saya minta Kasus SPAM ini, ditindak tegas, dan Pemda tidak tutup mata," ucapnya.
Baca berita selengkapnya hanya di Harian Cetak Bangka Pos dan Babel News, edisi Rabu (7/10/2015).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mesin-air-pam-dicuri_20151006_201740.jpg)