Kurang Perhatian dan Gaya Hidup Tinggi Membuat Anak Berprilaku Negatif
Nurmala Dewi Hernawati mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa delapan pelajar yang terjerumus ke dalam praktek prostitusi.
Penulis: Antoni Ramli | Editor: edwardi
Laporan wartawan Bangka Pos Anthoni
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Maraknya praktek prostitusi di kalangan pelajar menjadi PR (pekerjaan rumah) tersendiri bagi para orang tua. Khususnya mereka yang mempunyai anak perempuan.
Ketua YAY Nur Dewi Lestari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nurmala Dewi Hernawati mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa delapan pelajar yang terjerumus ke dalam praktek prostitusi.
Menurutnya minimnya pengawasan serta perhatian orang tua ditenggarai menjadi pemicu terjadinya prilaku-prilaku negatif, seperti narkoba dan sek bebas. Selain itu gaya hidup yang tinggi membuat anak nekat melakukan apa saja.
" Anak bisa terjerumus ke hal-hal negatif karena mereka kurang kasih sayang, perhatian serta orang tua. Ditambah gaya hidup mereka yang tinggi," ujar Nurmala Dewi melalui sambungan telepon, Kamis (15/10/2015) malam.
Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Bangka Pos dan babel News, edisi Jumat, 16 Oktober 2015.