Kamis, 9 April 2026

Breaking News

Sudah Letih Kami Memadamkannya, Hanya Tuhan Yang Tahu

Sambil berkeringat dan bolak-balik menggunakan motornya, Siswanto pasrah melihat kebunnya yang akan habis dilalap si jago merah

Editor: edwardi
bangkapos.com/Ajie Gusti Prabowo
Pihak Kepolisian saat memadamkan api yang memasuki lahan perkebunan milik warga setempat di Desa Bikang Toboali, Minggu (25/10/2015). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Warga Desa Jeriji Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan yang kebunnya berdekatan dengan titik api merasakan telah lelah memadamkan api yang tidak kunjung padam dan habis.

Sambil berkeringat dan bolak-balik menggunakan motornya, Siswanto pasrah melihat kebunnya yang akan habis dilalap si jago merah tersebut.

"Sudah letih kami pak memadamkannya, hanya Tuhan yang tahu bagaimana kami memadamkannya, mau tidak mau kami harus mematikan api ini," ungkap Siswanto sambil memandangi api yang masih terus membuat asap tebal di sekitar kebunnya di ujung Desa Bikang Toboali, Minggu (25/10/2015).

Dirinya pun bahkan terpaksa menggunakan tangki semprot yang biasa digunakan untuk menyemprot hama racun untuk memadamkan api yang berasal dari hutan gambut disebelah perkebunan lada dan karet miliknya.

"Ini pun sudah mondar-mandir mengambil air yang jaraknya sekitar dua kilometer pak, mana lagi ditambah lada yang sudah kuning akibat panas. Jika terbakar habis semua 2.000 batang lada dan 700 batang karet ini pak," ujarnya.‎

Ia hanya dapat berharap, hujan cepat turun, jika tidak maka bukan hanya karena api kebunnya habis, melainkan panas di musim kemarau juga ikut mempengaruhi.

"Bukan hanya kami yang lahan kebunnya mati, tetapi petani lain juga," jelasnya.

Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Bangka Pos dan Babel News, edisi Senin, 26 Oktober 2015.

FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook: bangkapos

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved