SMAN Merawang Siap Luncurkan Buletin Sekolah

Sebanyak 60 Siswa/i SMAN Merawang, Kabupaten Bangka, Rabu (28/10) mengikuti pelatihan Jurnalistik

SMAN Merawang Siap Luncurkan Buletin Sekolah
bangkapos.com/Respileba
60 siswa SMAN Merawang, Rabu (28/10) mengikuti pelatihan jurnalistik di SMAN Merawang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Respi Leba

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Sebanyak 60 Siswa/i SMAN Merawang, Kabupaten Bangka, Rabu (28/10) mengikuti pelatihan Jurnalistik sebagai persiapan untuk pembuatan buletin sekolah.

Para peserta diberikan pelajaran dan materi-materi dasar pembuatan berita oleh tim narasumber dari Bangka Pos Group, Giarti Hadi dan Respi Leba.

Tidak hanya mendapatkan teori, tetapi para peserta pun langsung diberi kesempatan untuk melakukan praktek membuat berita dengan berbagai tema.

Berbagai jenis tulisan dihasilkan para peserta, mulai dari feature makanan khas Bangka Lempah Kuning, kegiatan Lomba Bulan Bahasa, Profil para guru olahraga yang berprestasi, kegiatan ekstrakurikuler Taekwondo, resensi film Laskar Pelangi, puisi dan masih banyak aneka karya tulis lainnya.

Pemateri, Giarti Hadi menjelaskan bahwa menjelaskan bahwa membuat berita harus berdasarkan fakta, baik itu fakta opini (pendapat) maupun fakta empiris (peristiwa).

“Unsur dasar yang harus dipenuhi dari sebuah berita yakni 5 W dan 1 H, What, where, when, who, why dan How. Unsur-unsur ini yang harus diperhatikan dalam menulis sebuah berita,” jelas Giarti Hadi.

Giarti juga memberikan beberapa perbedaan antara majalah, buletin dan majalah dinding sekaligus memotivasi para peserta untuk menjadi tim pembuatan buletin sekolah.

Terpisah, seorang peserta, Erika, siswi Kelas XII IPS, merasa bersyukur bisa mengikuti pelatihan jurnalistik teknik membuat berita.

“Saya mendapatkan banyak hal, pelajaran baru terkait membuat berita. Saya juga bisa berbagi pengalaman dan dilatih membuat berita. Ini menjadi pelajaran untuk kami dalam mengembangkan tulis menulis di sekolah termasuk membuat buletin,” ungkap Erika.

Hal yang sama disampaikan Febri, siswi kelas X.

“Saya langsung dilatih untuk membuat berita, meski sederhana tetapi menjadi bekal buat saya secara pribadi. Ada pengetahuan dan teori-teori yang saya terima dari narasumber melalui kegiatan pelatihan ini. Dan terlebih saya termotivasi untuk terus melatih menulis mulai dari hal-hal sederhana dan kecil,” ungkap Febry.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Yersita menjelaskan bahwa pelatihan jurnalistik merupakan tahap awal persiapan untuk pembuatan buletin sekolah.

“Ada rencana untuk membuat buletin sekolah. Karena itu, perwakilan dari masing-masing kelas dipilih untuk mengikuti pelatihan. Kita harapkan melalui pelatihan ini, para siswa mendapatkan teori dan praktek sehingga memotivasi mereka dalam bidang tulis menulis termasuk mengembangkan buletin sekolah,” jelas Yersita.

Penulis: tidakada013
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved