Sungai Rangkui Ingin Dijadikan Tempat Mandi
Pengerukan alur Sungai Rangkui di Kelurahan Pasir Putih Pangkalpinang sudah diselesaikan pengerjaan oleh Satuan Tugas Tentara Nasional Indonesia
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Hendra
TMMD Selesaikan Pengerjaan Pengerukan
PANGKALPINANG, BANGKA POS -- Pengerukan alur Sungai Rangkui di Kelurahan Pasir Putih Pangkalpinang sudah diselesaikan pengerjaan oleh Satuan Tugas Tentara Nasional Indonesia Manunggal Masuk desa (TMMD) ke-95 Tahun 2015. Sasaran pembangunan pengerukan alur sungai Rangkui di Kelurahan Pasir Putih sepanjang 250 meter di areal luas 2 hektare sudah selesai 100 persen. Selain itu dilakukan pengecatan jembatan penghubung membelah alur Sungai Rangkui.
Dandim 0413 Bangka Letkol Inf Utten Simbolon mengemukakan, kegiatan pembangunan fisik dan non fisik dalam TMMD ke 95 sudah selesai 100 persen. Kegiatan TMMD ke 95 dilaksanakan selama 21 hari yang berakhir pada Rabu, (28/10). Ada program tambahan berupa pembangunan dan rehabilitasi rumah serta perbaikan 10 unit jamban.
"Kami berharap masyarakat yang berada di sekitar Sungai Rangkui untuk memelihara agar tidak membuang sampah lagi ke sungai," jelas Utten Simbolon, saat ditemui harian ini, Rabu (28/10).
Menurut Utten nantinya Pemkot Pangkalpinang dapat menjadikan alur sungai yang sudah selesai dikeruk sebagai tempat rekreasi air.
"Nantinya tidak hanya sebagai tempat rekreasi, namun anak-anak di sekitar alur Sungai Rangkui pada sore hari mandi di alur sungai yang baru dikeruk," jelas Utten.
Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah merasa bersyukur dengan selesainya pengerukan alur Sungai Rangkui melalui program TMMD ke 95 tahun 2015. Ucapan terima kasih kepada seluruh stake holder Pemprov Babel, Korem 045 Gaya, Lanal Babel, Lanud Babel, Kodim 0413 Bangka yang telah membantu pemkot Pangkalpinang.
"Unsur terlibat dalam Satgas TMMD bersama-sama masyarakat untuk membangun Kota Pangkalpinang, khususnya terhadap kegiatan pengerukan alur Sungai Rangkui," kata M Irwansyah saat meninjau di sekitar lokasi pengerukan alur Sungai Rangkui Pangkalpinang, Rabu (28/10).
Menurut Irwansyah pengerukan ini merupakan awal sehingga alur sungai Rangkui dapat kembali dilalui kapal nelayan.
"Dulunya kapal-kapal nelayan dapat masuk ke alur Sungai Rangkui. Namun karena dangkal, sudah lama tidak dapat dilalui," ujar Irwansyah.
Irwansyah mengatakan Pemkot Pangkalpinang melalui Dinas PU ingin sekali mengembalikan fungsi Sungai Rangkui.
"Kami menginginkan Sungai Rangkui kembali seperti dulu seperti bisa digunakan untuk mandi oleh warga di daerah aliran sungai. Kemudian dibuat tempat wisata, yang membutuhkan support dana besar untuk membereskan dari hulu ke hilir," ungkap Irwansyah.
Pelaksanaan TMMD ke 95 tahun 2015 Kodim 0413 Bangka ditutup Gubernur Babel H Rustam Effendi di lapangan sepakbola Pasir Putih Pangkalpinang, Rabu (28/10), mengusung tema melalui TNI Manunggal Membangun Desa TNI Bersama Rakyat, Pemerintah Kota Pangkalpinang dan seluruh komponen bangsa lainnya kita tingkatkan integritas guna mendukung percepatan pembangunan dalam rangka mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan dihadiri Walikota Pangkalpinang M Irwansyah, Kapolda Babel Brigjen Gatot Subiyaktoro, Danrem 045 Gaya Kolonel Inf Murlim Mariadi, mewakili Danlanud Babel Letda Agus serta pamen Polres, Kodim 0413 Bangka dan Ibu-bu persit Kartika Chandra Kirana dan masyarakat di wilayah Kecamatan Rangkui Pangkalpinang. (rya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/alur-sungai-rangkui_20151016_171156.jpg)