Polisi Palsu Berpangkat AKP Akhirnya Dibebaskan

Setelah dilakukan pendalaman meminta keterangan kepada Tehdy Saputra dan sejumlah saksi, akhirnya pihak Ditkrimum Polda Babel melepas polisi palsu ini

Polisi Palsu Berpangkat AKP Akhirnya Dibebaskan
bangkapos.com/Deddy Marjaya
KTA Polri Palsu milik Tehdy

PANGKALPINANG, BANGKA POS -- Tehdy Sahputra (31) warga Kecamatan Gerungang yang diamankan Ditlantas Polda Babel saat operasi Zebra Menumbing 2015 ternyata mempunyai 3 Kartu Tanda Anggota (KTA) palsu.

KTA yang dimiliki antara lain KTA Polri atas nama Tehdy Saputra, pangkat AKP, NRP 84040056 anggota Sat Narkoba, kesatuan Intelkam Polri.

Kemudian KTA BNN RI atas nama AKP Tehdy Saputra NIP 8470982 jabatan Timsus tempat tugas BNP DKI Jakarta. Terakhir KTA anggota Polda Metro Jaya NRP 84040056 alamat APT Mediterania Jakbar. Ketiga KTA tersebut telah dipastikan palsu.

"Saat diperiksa penyidik yang bersangkutan (Tehdy Saputra) ternyata memiliki 3 KTA yang semuanya dipastikan palsu," kata Kabid Humas Polda Babel AKBP Abdul Mun'im, Jumat (30/10).

Setelah dilakukan pendalaman dengan meminta keterangan kepada Tehdy Saputra dan sejumlah saksi dari keluarganya akhirnya pihak Ditkrimum Polda Babel melepasnya.

Hal ini dilakukan karena Tehdy Saputra tidak terbukti melakukan tindak pidana apapun terhadap kepemilikan 3 KTA palsu dengan pangkat AKP. Sehingga kasusnya tidak berlanjut dan yang bersangkutan diminta membuat surat perjanjian tidak mengulangi perbuatanya. Sedangka 3 KTA palsu yang dimilikinya disita penyidik.

"Kasusnya tidak dilanjutkan karena tidak ada tindak pidana yang dilakukan," kata Kabid Humas Polda Babel AKBP Abdul Mun'i'm.

Abdul Mun'im menjelaskan Tehdy Sahputra ternyata hanyalah seorang pengumpul barang bekas. Setiap hari Tehdy membeli kaca-kaca dan botol bekas membantu orangtuanya yang memiliki usaha tersebut.

Tehdy Saputra lulusan sarjana akuntasi mengakui tidak pernah menjadi anggota Polri dan hanya sekedar iseng memiliki KTA yang dibuat oleh temannya.

Menurut Abdul Mun'im keluarga Tehdy tidak tahu kalau yang bersangkutan menyimpan kartu tanda anggota (KTA) yang dipastikan palsu. Kepada penyidik orangtua dan istri Tehdy mengaku tidak tahu menahu mengenai asal KTA.

Dalam pengakuannya kepada penyidik Ditkrimum Polda Babel Tehdy Saputra mengaku pernah lolos dari razia kendaraan setelah menunjukkan KTA Polri palsu yang dimiliki.

Sehingga saat kembali distop anggota Ditlantas Polda Babel yang menggelar razia kendaraan Operasi Zebra dikawasan Simpang Lintas Timur Selindung Pangkalpinang Rabu (28/10) lalu kembali mencoba melalkukannya.

Namun kali ini aksinya gagal setelah anggota Ditlantas curiga karena ada kejanggalan di KTA yang dimiliki. Selanjutnya Tehdy Saputra diamankan ke Polda Babel dan sempat diperiksan oleh Propam sebelum diserahkan ke Dit Krimum Polda Babel.

"Ini kedua kalinya pertama berhasil lolos dari razia kendaraan dengan menunjukkan KTA palsu yang dimilikinya namun kedua kalinya gagal dan diamankan," kata AKBP Abdul Mun'im. (*)

Penulis: deddy_marjaya
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved