Breaking News:

Keluarga Kaget Pak Raden Digerogoti Penyakit Paru-paru

Kepergian Drs. Suyadi atau yang lebih dikenal dengan nama Pak Raden mengejutkan keluarga.

WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Pak Ogah memanjatkan doa di pusara Drs Suyadi alias Pak Raden di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2015). Ratusan pelayat mengantar kepergian almarhum. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kepergian Drs. Suyadi atau yang lebih dikenal dengan nama Pak Raden memang mengejutkan keluarga.

Sebabnya, diagnosa dokter pada Jumat (30/10) adalah, almarhum meninggal lantaran mengidap penyakit paru-paru.

Seperti yang diketahui, bertahun-tahun pak Raden menggunakan kursi roda atas penyakit pada kaki yang dideritanya.

Namun, ditegaskan Siswati kakak ke enam pak Raden, meninggalnya almarhum justru bukan karena penyakit di bagian kaki yang sudah lama dideritanya.

“Sebetulnya penyakitnya yang mengganggu itu pada bagian kaki. Tetapi meninggal bukan karena kaki melainkan karena radang paru-paru. Itu mengejutkan bagi kami,” kata Siswati seperti dilansir TRIBUNNEWS.com dari Tabloidnova.com, Minggu (1/11/2015).

Ia mengungkapkan, kabar itu justru baru diketahui sejak masuk UGD pada Jumat kemarin. Padahal, sebelumnya Pak Raden belum pernah didiagnosa menderita paru-paru.

“Baru setelah masuk UGD. Sebabnya apa?. Saya juga kurang tau. Sama sekali nggak ada keluhan. Bahkan malamnya sebelum masuk rumah sakit dia masih nyanyi. Tetapi akhir-akhir ini kelihatan dari mukanya pucat, tapi dia nggak pernah mengeluh,” katanya.

Padahal, sebelumnya dijelaskan Siswati, pak Raden tidak memiliki riwayat sesak nafas, atau gangguan pada paru-parunya.

“Tidak ada sama sekali. Dan kalau ke dokter secara rutin periksa kaki.Tetapi nggak ada penyakit lain saat pemeriksaan,” jawabnya.

Detik-detik kematian sang maestro

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved