Suami Ini Sorong Istri Lumpuh di Atas Kursi Roda Sejauh 5 KM

Dalam foto terlihat Alee menyorong kursi roda sang istri yang memangku cucunya, Mohd. Shafie Abdullah (8), melintasi jalan raya padat kendaraan.

Suami Ini Sorong Istri Lumpuh di Atas Kursi Roda Sejauh 5 KM
SIAKAPKELI
Alee Bohnah (53), berjalan kaki sejauh 5 kilometer sambil menyorong istrinya, Che Pora Saad (59) di kursi roda dari rumah mereka di Flat Taman Setia Jaya, Jalan Langgar, Kedah, Malaysia. 

BANGKAPOS.com - Penglihatan yang agak kabur tidak menghalangi sang suami ini menunjukkan cintanya pada sang istri.

Alee Bohnah (53), seorang warga Thailand yang sudah 30 tahun menetap di Malaysia, berjalan kaki sejauh 5 kilometer sambil menyorong istrinya, Che Pora Saad (59) di kursi roda dari rumah mereka di Flat Taman Setia Jaya, Jalan Langgar, Kedah, Malaysia, ke rumah sakit umum setempat, Hospital Sultanah Bahiyah (HSB) untuk mendapatkan perawatan susulan atas penyakit tiroid dan asma sang istri.

Kehebatan suami ini menarik perhatian netizen apabila menjadi viral di laman sosial Facebook sejak Minggu (8/11/2015).

Dalam foto yang dimuat tersebut terlihat Alee menyorong kursi roda sang istri yang memangku cucunya, Mohd. Shafie Abdullah (8), melintasi jalan raya yang padat kendaraan.

Alee mengatakan terpaksa menyorong istrinya ke rumah sakit untuk memastikan istrinya tidak melewatkan jadwal pemeriksaan darah dan dirinya tidak pernah mengeluh karena selalu menyorong istrinya ke mana saja

"Kami keluar dari rumah kira-kira pukul 8 pagi semalam dan mulanya mau menaiki taksi. Namun tujuh hingga delapan taksi yang disetop sudah ada penumpang, selain ada taksi yang membawa muatan sehingga tak ada ruang untuk meletakkan kursi roda.

"Saya sudah biasa sorong istri menggunakan kursi roda ke HSB, namun biasanya ada pengguna jalan raya yang prihatin berhenti dan mengantar kami ke rumah sakit. Dalam perjalanan semalam pun, ada pengguna jalan raya yang berhenti dan antar kami ke rumah sakit. Perkara sama juga berlaku ketika kami mau pulang ke rumah," ujarnya dikutip dari Utusan Malaysia.

Menurut Alee, penglihatannya yang kabur itu mengakibatkan dia tidak mampu mengemudikan kendaraan apapun.

"Jika saya ada uang, saya berencana beli sebuah motor agar anak ketiga saya, Junaidah (19), dapat mengantar ibunya ke rumah sakit dan saudaranya ke sekolah," katanya.

Dia mengaku sudah biasa berjalan kaki dalam jarak jauh karena sering mengantar Mohd. Shafie ke SD Taman Uda yang terletak kira-kira tiga kilometer dari rumahnya.

"Namun begitu, saya dan cucu kerap dibantu beberapa wali pelajar lain yang mengantar kami pulang ke rumah," katanya lagi.

Ia mempunyai lima anak berusia antara 16 hingga 28 tahun dengan dua di antaranya mengalami masalah pendidikan dan seorang lagi mengalami penyakit lemah ingatan.

"Saya hanya bekerja sebagai pencuci piring di sebuah kedai makan berdekatan pasar borong di Jalan Gangsa dengan pendapatan 30 Ringgit Malaysia sehari," tambahnya.

Editor: Idandi Meika Jovanka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved