Tambang Rakyat Tak Mampu Beralih ke TI Tower

Tambang rakyat di daerah, masih keberatan dengan rencana standarisasi tambang rakyat ke TI Tower yang akan diberlakukan oleh pusat.

Tambang Rakyat Tak Mampu Beralih ke TI Tower
dok. bangkapos.com
Ponton TI Apung saat tambat di pesisir pantai Desa Cupat Kecamatan Parittiga, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tambang rakyat di daerah, masih keberatan dengan rencana standarisasi tambang rakyat ke TI Tower yang akan diberlakukan oleh pusat.

Sekretaris Asosiasi Tambang Rakyat Daerah (Astrada) Bangka Barat Jarnas mengatakan, tambang rakyat dapat dipastikan akan terkendala modal, ketika harus bergeser ke TI Tower.

"Modal jadi persoalan utama tambang rakyat, kalau harus beralih ke TI Tower. Kami dari Astrada sudah pernah rapat di ESDM Provinsi mengenai standarisasi TI Tower tadi, tapi tambang rakyat masih keberatan untuk beralih ke TI Tower, persoalannya modal tadi," kata Jarnas kepada bangkapos.com Senin (9/11/2015).

Seorang penambang (dari tambang rakyat) Andi menyebutkan, kalau harus beralih ke TI tower, maka tambang rakyat harus mengeluarkan biaya dua atau tiga kali lipat dari pembuatan TI rajuk pada umumnya.

"TI rajuk biasa Rp 40 an juta, sudah bisa operasi, kalau TI tower modalnya bisa dua atau tiga kali lipat dari TI rajuk biasa, tambang rakyat nggak sanggup kalau harus beralih ke TI tower," ujarnya.

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved