Breaking News:

Pelajar Bangka Selatan Numpang Bus Sekolah

Berbeda dengan Pemkab Bangka, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memiliki 11 bus sekolah untuk memenuhi kebutuhan transportasi pelajar

Bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Bus sekolah koridor II melintas di bilangan Jalan Ahmad Yani, Kamis (4/6/2015) siang. Dishubkominfo Kabupaten Belitung baru saja melaunching dua unit bus sekolah pada Senin (1/6/2015) lalu. 

TOBOALI, BANGKAPOS -- Berbeda dengan Pemkab Bangka, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memiliki 11 bus sekolah untuk memenuhi kebutuhan transportasi pelajar di lokasi yang jarang dilalui angkutan umum.

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Basel berencana menambah delapan bus lagi melalui dana APBD tahun 2016 mendatang.
"Sebenarnya sekitar 10 bus lagi, akan mencukupi kebutuhan transportasi siswa sekolah, karena masih kurang jika dilihat dari rasio jumlah siswa dengan bus yang ada saat ini," ungkap Kepala Dishubkominfo Basel, Rom Rodana, Rabu (11/11).

Fasilitas bus dinilai cukup baik karena sebagian baru saja didatangkan pada tahun 2014 lalu.

Meskipun tidak menggunakan pendingin udara, namun kelayakan bus sangat membantu siswa sekolah khususnya di wilayah sekolah yang jauh dari pemukiman penduduk.

"Rencananya kita akan membentuk koperasi, setelah itu nanti dikelola oleh koperasi saja agar lebih terjaga," katanya.

Namun, rencana pengubahan bus sekolah menjadi bus umum tetap akan dilakukan, dengan prioritas tetap pada siswa sekolah di Kabupaten Basel.

"Untuk bus tambahan yang kita rencanakan nantinya akan dibuat eksklusif, agar pejabat juga bisa memakainya, namun tetap juga peruntukannya untuk mendukung siswa sekolah," tambah Rom.

Pihaknya menegaskan, masyarakat tidak usah khawatir terkait transportasi bagi anak-anaknya bersekolah.

"Jangan sampai ada alasan anak tidak sekolah karena transportasi, akan kami fasilitasi terus," terangnya.

Rom menambahkan, kepada pihak bus untuk tidak mencoba memungut biaya kepada anak sekolah, jika hal itu ditemukan, pihaknya mempersilakan untuk melapor.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Basel Eddy Supriyadi mengatakan, pihaknya juga akan mencoba merintis transportasi daerah yang lebih terpencil lagi.

"Kami tetap bersinergi dengan Dishubkominfo, namun memang kebutuhan itu dianggap layak, seperti mobil rintisan ayo sekolah," ujarnya.

Dia juga mengimbau, agar siswa semangat sekolah karena tidak ada alasan karena keterbatasan transportasi.

"Tidak ada alasan untuk tidak sekolah, baik dari segi transportasi maupun biaya," kata Eddy.(M4)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved