Puluhan Pelajar SMP Bertarung Nyawa Saat Pergi dan Pulang Sekolah

Setiap jam keberangkatan dan pulang sekolah di jalan raya Kecamatan Riausilip, ditemui puluhan pelajar SMP menumpang mobil pikap.

bangkapos.com/Iwan S
Puluhan pelajar SMP di dua SMP di kecamatan Riausilip menantang maut diatas atap pick up setiap berangkat dan pulang sekolah, foto diambil, Selasa (10/11). 

Menurutnya, untuk pelajar yanga naik di atas atap pikap untuk sementara dibina secara preventif dulu.

"Bagusnya memang harus ada bus sekolah atau angkutan khusus bagi anak-anak itu. Soalnya tidak semuanya punya motor," jelasnya.

Sementara Camat Riausilip H Saparuddin mengajak semua pihak duduk bersama terkait pelajar yang harus naik di atas atap mobil untuk berangkat dan pulang sekolah di Kecamatan Riausilip.

"Pihak terkait harus duduk bersama karena itu sangat tidak layak. Kalau sampai kecelakaan ini tanggung jawab bersama," ujar Saparuddin.

Berkaitan dengan anak-anak pelajar yang duduk di atas atap mobil pikap, dia pernah menyetop mobil tersebut dan menegur sopirnya.

Sementara Kadishubkominfo Bangka Asmawi mengatakan hingga saat ini Pemkab Bangka belum mendapatkan bantuan bus sekolah.

"Kita selama ini secara rutin mengajukan ke pusat tapi belum kecipratan," ungkap Aswawi.(wan)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved